Manajemen Persib apresiasi rival sukses ciptakan liga yang digunakan Kompetitif

Bandung – Manajemen Persib Bandung menyampaikan apresiasi untuk tim-tim pesaing seperti Borneo FC juga Persija Ibukota melawan andil merek menciptakan atmosfer kompetisi yang dimaksud segar lalu berkualitas sepanjang Super League 2025/2026.
Deputy ketua eksekutif PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengumumkan ketatnya persaingan antartim sepanjang musim 2025/2026 turut andil di keberhasilan timnya membukukan triruntun peringkat juara liga.
“Terima kasih terhadap Borneo, Persija, juga seluruh kelompok lain yang dimaksud telah dilakukan menciptakan atmosfer kompetisi yang mana luar biasa. Kejuaraan Negara Indonesia menunjukkan diri sebagai liga yang dimaksud kompetitif,” kata beliau pada Gedung Sate Bandung, Minggu.
Menurutnya, konsistensi berubah jadi kunci utama keberhasilan Persib pada melindungi performa dalam sedang persaingan ketat papan melawan liga.
Ia menegaskan bahwa pencapaian yang disebutkan bukanlah hasil kerja satu pihak saja, melainkan buah dari kerja kolektif seluruh elemen klub.
“Semua komponen mendukung, mulai dari pemain, pelatih, manajemen, Bobotoh, hingga berubah-ubah pihak yang digunakan terlibat menyimpan stabilitas grup sepanjang musim,” katanya.
Adhitia juga menyoroti momen penentuan peringkat juara yang dimaksud muncul pasca laga imbang kontra Persijap Jepara, yang meyakinkan Persib kembali mengunci kedudukan puncak klasemen.
Ia menambahkan, musim ini menjadi salah satu yang tersebut paling menantang, namun kekal berjalan pada koridor persaingan yang mana sportif serta profesional.
“Tahun ini, sejarah baru, hattrick, juga menjadi regu pertama yang lima bintang, Alhamdulillah,” ujar Adhitia di rangkaian perayaan juara di Bandung.
Persib menangguhkan musim dengan perayaan besar ke Perkotaan Bandung yang tersebut diiringi pawai juara, dihadiri oleh ribuan Bobotoh dari bermacam daerah.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



