Laporan penilaian Ajax musim 2025/26: Mika Godts menonjol, satu pemain mendapat nilai 2

Ini adalah musim yang sebaiknya segera dilupakan oleh Ajax. Tim asal Amsterdam ini finis di peringkat kelima VriendenLoterij Eredivisie dan, melalui babak play-off, nyaris gagal lolos ke babak kualifikasi Conference League. Voetbalzone memberikan nilai akhir kepada setiap pemain Ajax untuk musim 2025/26.
Ajax memulai musim di bawah asuhan John Heitinga. Mantan bek timnas Belanda ini ditugaskan untuk membuat Francesco Farioli, yang sangat populer di Amsterdam, terlupakan. Pelatih asal Italia itu membawa tim finis di posisi kedua musim lalu, sehingga juara berulang kali itu kembali berlaga di Liga Champions.
Ternyata, Ajax asuhan Heitinga sama sekali belum siap untuk itu. Di bawah kepemimpinannya, Ajax tidak meraih satu poin pun di fase grup kompetisi bergengsi tersebut. Pada akhirnya, Ajax terhenti di enam poin setelah Fred Grim memimpin tim dalam tiga pertandingan terakhir.
Di Eredivisie pun situasinya tak lebih baik. Ajax sudah menunjukkan permainan yang sangat lemah dalam laga pertama melawan Telstar yang baru promosi. Pada November, Heitinga dipecat, penggantinya Grim pun dipecat pada Maret. Óscar García yang menyelesaikan musim tersebut. Namun, semua pergantian itu tak membuahkan hasil. Ajax finis di posisi kelima dan pertandingan-pertandingan bagusnya bisa dihitung dengan jari.
Hampir semua pemain Ajax yang telah bermain dalam pertandingan resmi diberi penilaian dengan skala 1 hingga 10. Maher Carrizo, Oleksandr Zinchenko, Takehiro Tomiyasu (dibeli pada bursa transfer musim dingin), dan sejumlah debutan berbakat terlalu sedikit tampil untuk memenuhi syarat penilaian.



