Blog

Luka Modric yang Masih Haus Prestasi

Pemain AC Milan Luka Modric (kanan) merayakan gol pada laga Serie A/Liga Italia antara Pisa vs Milan, Jumat, 13 Februari 2026 (c) Instagram/acmilan

Luka Modric akhirnya menjelaskan alasan di balik keputusannya memperpanjang kontrak bersama AC Milan selama satu musim lagi. Gelandang asal Kroasia itu mengaku membutuhkan waktu untuk memastikan kondisi fisik dan semangatnya masih cukup kuat bersaing di level tertinggi.

Keputusan tersebut tidak diambil secara terburu-buru meski pihak klub sudah membuka peluang perpanjangan kontrak sejak akhir tahun lalu. Bagi Modric, kesiapan tubuh dan motivasi bermain menjadi pertimbangan utama sebelum memberikan persetujuan.

Kini, pemain berusia 40 tahun itu siap menyambut musim baru bersama Rossoneri. Ia juga berharap dapat menebus kegagalan AC Milan yang gagal mengamankan tiket Liga Champions pada akhir musim 2025-2026.

Luka Modric Mendengarkan Kondisi Tubuh

Luka Modric mengaku sejak awal memang ingin bertahan semusim lagi di San Siro. Akan tetapi, ia memilih menunda penandatanganan kontrak hingga benar-benar yakin dengan kondisi fisiknya.

“Saya selalu tahu bahwa saya ingin melanjutkan satu tahun lagi. Saya sebenarnya bisa menandatangani kontrak sejak Desember, tetapi saya perlu mendengarkan kondisi tubuh saya,” ujar Modric kepada La Gazzetta dello Sport.

“Saya harus memahami bagaimana perasaan saya dan apakah saya masih memiliki gairah yang sama untuk terus bermain. Pada akhirnya, jawabannya sesuai harapan saya, saya masih merasa baik, masih memiliki gairah, dan ketika manajemen juga masih menginginkan saya bertahan, saya tidak lagi memiliki keraguan.”

Cedera Menghambat Kontribusi

AC Milan sempat menjadi pesaing utama Inter Milan dalam perebutan gelar Serie A sepanjang musim. Namun, performa mereka menurun drastis pada pekan-pekan terakhir hingga finis di peringkat kelima.

Modric mengaku sangat kecewa karena tidak dapat membantu rekan-rekannya pada fase penentuan akibat mengalami patah tulang pipi. Absennya sang gelandang membuat Milan kehilangan salah satu figur berpengalaman di lapangan.

“Saya sangat senang bisa kembali. Sayangnya kami tidak menutup musim dengan baik dan gagal mencapai target minimum, yaitu lolos ke Liga Champions, hal itu sangat membuat frustrasi.”

“Saya kecewa karena tidak bisa membantu tim dalam pertandingan-pertandingan paling penting di akhir musim akibat cedera. Oleh karena itu, saya ingin kembali dan berharap bisa menjalani musim yang lebih baik serta meraih kemenangan bersama Milan.”

Ketika AC Milan Kehilangan Fokus

Menurut Modric, Milan mulai kehilangan fokus setelah peluang meraih gelar semakin menipis. Para pemain sempat merasa posisi di empat besar sudah cukup aman sehingga intensitas permainan ikut menurun.

Akan tetapi, keyakinan tersebut justru menjadi kesalahan besar yang berujung pada kegagalan lolos ke Liga Champions. Modric menilai pertandingan melawan Lazio menjadi titik balik yang mengubah perjalanan tim.

“Sampai pertandingan melawan Lazio kami masih bersaing memperebutkan gelar. Setelah itu kami menyadari bahwa juara akan sulit diraih dan mungkin sedikit mengendur karena merasa sudah berada di Liga Champions. Kami melakukan kesalahan.”

Masih Haus Prestasi Bersama Rossoneri

Modric menegaskan keputusannya bertahan bukan karena ingin menghindari pensiun setelah musim yang buruk. Ia tetap menikmati sepak bola dan merasakan dukungan besar dari klub maupun para pendukung AC Milan.

“Saya berada di sini karena menjalani musim yang menyenangkan. Klub dan para penggemar memberikan begitu banyak kasih sayang, itulah alasan utama saya bertahan.”

“Saya masih memiliki gairah dan keinginan yang sama seperti sebelumnya. Saya ingin terus bermain sepak bola, menikmati setiap momen, dan berharap bisa memberikan kontribusi yang lebih besar agar Milan menutup musim ini dengan hasil yang jauh lebih baik.”

Sumber: GOAL

Related Articles

Back to top button