Kunci Sukses PSG Juara Liga Champions Back-to-Back: Bukan Superstar, tapi Keseimbangan Tim

Nagabolanews – Paris Saint-Germain (PSG) kembali menunjukkan dominasinya di Eropa setelah berhasil menjadi juara Liga Champions dalam dua musim secara beruntun. Kesuksesan tersebut menjadi pencapaian luar biasa bagi klub asal Prancis itu, terlebih mereka mampu meraih dua gelar tersebut dengan pendekatan yang berbeda dibandingkan era sebelumnya. PSG kini lebih mengandalkan kekuatan kolektif daripada sekadar mengumpulkan pemain-pemain superstar.
Mantan pemain PSG, Juan Bernat, menilai keseimbangan tim menjadi faktor utama keberhasilan tersebut. Menurutnya, PSG sebelumnya terlalu fokus membangun skuad dengan pemain bintang seperti Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe. Namun, kehadiran Luis Enrique mengubah pendekatan tersebut dengan membentuk tim yang lebih kompak dan memiliki kontribusi dari hampir seluruh pemain.
PSG berhasil memenangkan final Liga Champions 2024/2025 dengan menghancurkan Inter Milan 5-0. Semusim kemudian, mereka kembali mengangkat trofi setelah mengalahkan Arsenal 1-0 pada final Mei lalu. Menariknya, pencapaian tersebut justru terjadi ketika PSG tidak lagi memiliki trio superstar seperti pada era sebelumnya.
Bernat menilai sepak bola modern membutuhkan sebelas pemain yang benar-benar bekerja untuk tim, terutama dalam pertandingan besar dengan intensitas tinggi. Luis Enrique dianggap berhasil menemukan komposisi yang tepat antara pemain berkualitas, kerja sama, dan keseimbangan antarlini. Formula inilah yang dinilai menjadi fondasi PSG untuk terus bersaing di level tertinggi Eropa.



