Otomotif

Strategi Fuso Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga di GIIAS 2026

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor kendaraan Mitsubishi Fuso mengarahkan segmentasi pasar truk listrik pertama di RI untuk kebutuhan logistik yang terbatas di wilayah Jabodetabek/Bisnis

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menyiapkan strategi meningkatkan penjualan Mitsubishi Fuso di GIIAS 2026 melalui penguatan layanan purnajual, perluasan produk, dan penyerahan truk listrik. Salah satu inovasinya adalah layanan Next Generation Zero Down Time (ZDT) yang memanfaatkan teknologi digital untuk meminimalkan downtime armada dan meningkatkan efisiensi operasional pelanggan.

KTB mengembangkan konsep Zero Down Time menjadi ekosistem layanan digital melalui Runner Telematics untuk memantau kendaraan secara real time dan mencegah kerusakan. Layanan ini juga didukung dedicated on-site advisor, fitur Geofence Clock In & Clock Out, serta jaringan 19 bengkel 24 jam, 135 Mobile Workshop Service, dan 22 parts depo di seluruh Indonesia.

Di sisi produk, Mitsubishi juga mendorong adopsi kendaraan niaga listrik lewat penyerahan Mitsubishi Fuso eCanter kepada PT Fastana Logistik Indonesia (FLI) di GIIAS 2026. Truk listrik ini dibekali baterai 83 kWh dengan jarak tempuh hingga 140 kilometer sekali pengisian, GVW 6 ton, dan torsi maksimum 430 Nm. Selain eCanter, Mitsubishi Fuso juga memperkenalkan bus long wheelbase (LWB) 4,2 meter untuk memenuhi kebutuhan angkutan penumpang berkapasitas besar seiring meningkatnya sektor pariwisata.

Berdasarkan data Gaikindo, Mitsubishi Fuso mencatat penjualan wholesales 17.535 unit dan ritel 17.974 unit selama Januari–Juni 2026. Pada periode yang sama, pangsa pasarnya naik menjadi 47,7% dari 38,3% pada semester I/2025.

Related Articles

Back to top button