Sepak bola

Barcelona Segera Pastikan Lawan di Joan Gamper Trophy, Pilihannya Cukup Mengejutkan

NagabolaNews – Barcelona tinggal selangkah lagi mengumumkan lawan mereka di ajang Joan Gamper Trophy tahun ini. Al Ahly disebut sudah mencapai kesepakatan dengan klub asal Catalunya tersebut dan kini hanya menunggu proses penandatanganan dokumen terakhir.

Joan Gamper Trophy alias Trofi Joan Gamper pertama kali digelar pada 1966 untuk menghormati pendiri sekaligus mantan presiden Barcelona, Joan Gamper.

Pada awalnya, turnamen ini menggunakan format mini dengan empat tim yang bertanding dalam sistem semifinal dan final. Namun sejak 1997, formatnya diubah menjadi satu pertandingan saja, mempertemukan Barcelona dengan satu tim undangan.

Laga ini menjadi ajang bagi Barcelona untuk memperkenalkan pemain baru dan strategi tim kepada para penggemar.

Sementara musim lalu, Barcelona sukses meraih gelar ke-47 Trofi Joan Gamper setelah mengalahkan Como dengan skor 5-0.

Jika tidak ada perubahan, pertandingan akan digelar di Spotify Camp Nou pada 20 Agustus 2026 WIB, setelah dijadwalkan berlangsung pada 19 Agustus waktu setempat.


Hubungan Barcelona dan Al Ahly Makin Erat

Terpilihnya Al Ahly bukan terjadi begitu saja. Hubungan kedua klub menguat sejak proses transfer Hamza Abdelkarim pada bursa transfer musim dingin lalu.

Penyerang berusia 18 tahun itu awalnya datang ke akademi Barcelona dengan status pinjaman. Penampilannya dinilai memuaskan sehingga Barcelona memutuskan mengaktifkan opsi pembelian permanen.

Klub asal Spanyol tersebut mengeluarkan dana sebesar sekitar Rp28,5 miliar untuk menebus sang pemain, dengan tambahan bonus performa yang nilainya bisa mencapai sekitar Rp95 miliar sesuai kesepakatan kedua klub.

Transfer itu menjadi salah satu faktor yang mempererat kerja sama Barcelona dan Al Ahly, hingga akhirnya klub asal Mesir tersebut dipilih sebagai calon lawan pada laga pramusim tradisional Joan Gamper Trophy.

Al Ahly Dinilai Tepat dari Sisi Olahraga dan Bisnis

Barcelona juga melihat Al Ahly sebagai lawan yang layak secara kualitas. Klub tersebut merupakan salah satu kekuatan terbesar di Afrika dengan koleksi 45 gelar liga, 39 Piala Mesir, serta 12 trofi Liga Champions Afrika (CAF Champions League).

Rekam jejak itu membuat Barcelona diperkirakan akan mendapat ujian kompetitif sebelum memasuki musim baru.

Di luar lapangan, pertandingan ini juga memiliki nilai bisnis yang besar. Mesir, dengan jumlah penduduk lebih dari 120 juta jiwa, menjadi salah satu pasar penting dalam strategi ekspansi internasional Barcelona.

Menghadapi salah satu klub paling populer di negara tersebut memberi peluang bagi Barcelona untuk memperluas jangkauan penggemarnya di kawasan Afrika Utara dan Timur Tengah.

Sempat Melirik Sejumlah Klub Besar

Sebelum mengarah kepada Al Ahly, Barcelona sempat mempertimbangkan beberapa klub lain sebagai calon lawan. Borussia Dortmund, AS Roma, RB Leipzig, Napoli, Ajax, hingga Cruz Azul masuk dalam daftar yang sempat dibahas.

Namun jadwal pertandingan yang ditetapkan pada pertengahan Agustus membuat banyak klub Eropa tidak memungkinkan untuk memenuhi undangan tersebut.

Situasi itu membuat Al Ahly menjadi pilihan yang dianggap paling ideal, baik dari sisi persaingan di lapangan maupun potensi komersial.

Kini Barcelona hanya tinggal menuntaskan administrasi terakhir sebelum mengumumkan laga Joan Gamper Trophy secara resmi.

Related Articles

Back to top button