Memahami Perubahan Sikap Real Madrid dalam Saga Kontrak Vinicius Junior

Selebrasi Vinicius Junior setelah mencetak gol kedua timnya dari titik penalti dalam laga Liga Spanyol antara Real Madrid vs Real Sociedad di Santiago Bernabeu, 15 Februari 2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez
Real Madrid mulai menunjukkan perubahan sikap dalam negosiasi kontrak Vinicius Junior. Setelah pembahasan berjalan alot selama lebih dari satu tahun, Los Blancos kini dikabarkan mengajukan proposal baru dengan nilai yang lebih tinggi.
Real Madrid mengambil langkah tersebut di tengah meningkatnya rumor ketertarikan Arsenal terhadap Vinicius Junior. Situasi itu membuat masa depan penyerang asal Brasil kembali menjadi perhatian menjelang musim baru.
Pembicaraan terbaru menghadirkan optimisme yang sebelumnya sulit terlihat. Akan tetapi, keputusan akhir tetap berada di tangan Vinicius Junior yang kini sedang mempelajari proposal terbaru dari klub.
Real Madrid Naikkan Tawaran Kontrak
Menurut laporan The Athletic, Real Madrid meningkatkan nilai tawaran kontrak setelah pertemuan antara perwakilan Vinicius Junior, Direktur Umum Jose Angel Sanchez, dan Kepala Pemandu Bakat Juni Calafat. Nilai pasti proposal terbaru memang belum diungkap.
Sebelumnya, ESPN melaporkan Real Madrid telah mengajukan kontrak bernilai sekitar 22 juta euro per musim (sekitar Rp452,5 miliar). Akan tetapi, angka tersebut belum mampu meyakinkan Vinicius Junior untuk segera menandatangani kontrak baru.
Pemain berusia 26 tahun itu sebelumnya dikabarkan menginginkan paket kontrak mendekati 30 juta euro per musim (sekitar Rp617 miliar). Permintaan tersebut menjadi salah satu penyebab negosiasi berjalan lambat dalam beberapa bulan terakhir.
Rumor Arsenal Diyakini Mengubah Situasi
Ketertarikan Arsenal diyakini menjadi faktor yang membuat Real Madrid bergerak lebih cepat. Dalam rentang dua hari, klub ibu kota Spanyol itu bahkan dikabarkan dua kali memperbaiki proposal yang diajukan kepada Vinicius Junior.
Real Madrid sebelumnya dikenal sangat tegas dalam urusan negosiasi kontrak. Klub enggan memberikan perlakuan khusus yang berpotensi mengganggu struktur gaji pemain lain pada masa mendatang.
Oleh karena itu, perubahan sikap kali ini menjadi sesuatu yang cukup menarik. Banyak pihak menilai tekanan dari rumor transfer membuat Real Madrid lebih terbuka untuk mencari jalan tengah.
Florentino Perez Jarang Mengalah
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, memiliki reputasi sebagai negosiator yang sangat keras. Pada masa lalu, sejumlah nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos, Mesut Ozil, hingga Luka Modric akhirnya meninggalkan klub setelah tidak mencapai kesepakatan baru.
Pendekatan serupa sempat terlihat dalam negosiasi Vinicius Junior. Meski memiliki kontribusi besar dengan dua gelar Liga Champions dan 128 gol bersama Real Madrid, sang pemain tetap harus menunggu hingga klub bersedia meningkatkan tawaran.
Kini, peluang tercapainya kesepakatan mulai terbuka lebih lebar. Jika Vinicius Junior menerima proposal terbaru, perubahan sikap Real Madrid dapat menjadi titik balik yang mengakhiri saga kontrak yang telah berlangsung sejak awal 2025.
Sumber: Sports Illustrated



