MacBook Air Makin Langka! Krisis Memori Bikin Stok Menipis dan Waktu Tunggu Memanjang

Apple kembali menghadapi dampak krisis memori global. Setelah sebelumnya menaikkan harga MacBook Air, kini stok laptop tersebut dilaporkan semakin menipis. Menurut laporan Mark Gurman dari Bloomberg, pembeli MacBook Air harus menunggu hingga akhir Agustus atau bahkan awal September karena keterbatasan pasokan, terutama untuk varian dengan RAM lebih besar.
Kelangkaan ini terlihat di Apple Store online, di mana seluruh model MacBook Air M5 13 inci dan 15 inci mengalami penundaan pengiriman. Apple juga mulai mengarahkan pelanggan ke MacBook Pro M5 versi dasar melalui promo back-to-school, bahkan menyertakan peringatan bahwa ketersediaan MacBook Air bergantung pada stok.
Krisis memori yang berkepanjangan turut memaksa Apple menaikkan harga MacBook Air dari USD 1.099 menjadi USD 1.299, serta menghapus beberapa konfigurasi Mac Studio dan Mac mini dari toko online. Untuk mengatasi masalah pasokan, Apple dikabarkan tengah menjajaki kerja sama dengan pemasok memori asal China.



