Sepak bola

CMJ Test Jadi Acuan Persebaya Sambut Piala Presiden 2026

Jakarta,Indonesia – Piala Presiden 2026 menjadi fokus utama Persebaya Surabaya setelah menuntaskan agenda uji coba pramusim. Bajul Ijo terus memantapkan persiapan dengan memantau kondisi fisik seluruh pemain secara menyeluruh.

Langkah tersebut dilakukan setelah Persebaya bermain imbang 2-2 melawan PSIS Semarang dalam laga uji coba. Hasil itu menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih sebelum memasuki turnamen pramusim.

Selain memperbaiki aspek permainan, Piala Presiden 2026 juga dimanfaatkan sebagai momentum memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik. Pemantauan fisik dilakukan menggunakan metode ilmiah agar keputusan tim pelatih lebih akurat.

CMJ Test Jadi Alat Evaluasi Kondisi Pemain

Pelatih fisik Persebaya, Diogo Carvalho, menjelaskan bahwa Counter Movement Jump (CMJ) Test menjadi bagian penting dalam program pramusim. Tes tersebut dipakai untuk mengukur kemampuan neuromuskular, tingkat kelelahan, serta kesiapan pemain menjalani latihan maupun pertandingan.

“Tes CMJ menjadi salah satu instrumen penting bagi kami untuk memantau kondisi fisik pemain. Melalui tes ini, kami bisa mendapatkan data yang akurat mengenai kapasitas neuromuskular, tingkat kelelahan, serta kesiapan pemain untuk menjalani latihan maupun pertandingan,” ujar Diogo.

Menurutnya, seluruh pemain telah memiliki data dasar sejak awal masa persiapan. Hasil pengukuran terbaru kemudian dibandingkan dengan data tersebut untuk mengetahui perkembangan kondisi fisik masing-masing pemain.

“Kami memiliki data awal atau nilai acuan dari setiap pemain. Setelah itu, hasil tes akan dibandingkan dengan data tersebut untuk melihat perubahan kondisi fisik mereka. Dari sana, kami bisa mengetahui apakah pemain berada dalam kondisi optimal, mengalami kelelahan, atau memiliki risiko cedera,” lanjutnya.

Teknologi VALD Performance Bantu Analisis

Dalam proses pengujian, Persebaya menggunakan perangkat VALD Performance yang banyak dimanfaatkan dalam dunia olahraga profesional. Teknologi tersebut mampu menghasilkan data yang lebih rinci dibandingkan pengamatan secara visual.

Performance Coach DBL Academy, Muhammad Nur Rofik, menjelaskan sistem itu tidak hanya mencatat tinggi lompatan pemain. Perangkat tersebut juga mengukur daya ledak maksimal serta rasio kekuatan berdasarkan berat badan masing-masing pemain.

“Melalui sistem VALD Performance, kami bisa memperoleh data yang cukup lengkap, tidak hanya tinggi lompatan, tetapi juga peak power atau daya ledak maksimum yang dihasilkan pemain saat melakukan lompatan,” kata Rofik.

Ia menambahkan seluruh data akan diolah sebagai dasar evaluasi kondisi fisik pemain. Dengan demikian, tim pelatih memiliki gambaran objektif sebelum menentukan program latihan berikutnya.

Persebaya Bersiap Hadapi Grup B

Setelah rangkaian Anniversary Game selesai, Persebaya langsung mengalihkan perhatian ke Piala Presiden 2026. Turnamen tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Super League 2026/2027.

Tim asuhan Bernardo Tavares tergabung di Grup B bersama Port FC dari Thailand, PSMS Medan, dan Persija Jakarta. Persaingan itu akan menjadi ukuran kesiapan Persebaya sebelum menghadapi kompetisi resmi yang berlangsung sepanjang musim.

Melalui evaluasi fisik dan peningkatan kualitas permainan, Persebaya berharap tampil lebih kompetitif sejak awal musim. Setiap hasil pengukuran akan menjadi acuan agar kondisi pemain tetap terjaga sepanjang agenda padat yang sudah menanti.

Related Articles

Back to top button