olahragaSepak bola

Buntut Keributan di Final Piala Dunia 2026, Leandro Paredes Dapat Hukuman Berat dari FIFA

nagabolanews – FIFA akhirnya menyelesaikan investigasi terkait perkelahian di Final Piala Dunia 2026. Mereka menjatuhkan sanksi berat kepada Leandro Paredes dan sejumlah pemain Timnas Argentina lainnya.

Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Timnas Argentina selaku juara bertahan menghadapi juara Eropa, Timnas Spanyol. Di laga ini, La Furia Roja berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 berkat gol Ferran Torres di penghujung laga.

Seusai laga tersebut, terjadi keributan di pinggir lapangan. Leandro Paredes terlihat tertangkap kamera mencekik Eric Garcia dan juga mendorong sang bek dan juga Gavi hingga terjatuh.

FIFA sudah mengonfirmasi bahwa mereka akan menyelidiki insiden tersebut. Setelah lebih dari satu bulan, FIFA akhirnya menetapkan sanksi yang berat untuk Paredes dan beberapa pemain Timnas Argentina lainnya.

  • Sanksi Berat untuk Argentina

Berdasarkan laporan dari Fabrizio Romano, Paredes menjadi pemain dengan sanksi terberat dari FIFA. Ia mendapatkan larangan 10 laga bermain untuk Timnas Argentina dan denda sebesar 90 ribu dollar.

Tidak hanya Paredes, Nahuel Molina juga mendapatkan sanksi berat berupa larangan tujuh laga bermain untuk Timnas Argentina plus denda 90 ribu dollar. Thiago Almada juga mendapatkan larangan satu laga bersama Timnas Argentina plus denda 30 ribu dollar.

Staff pelatih Timnas Argentina, Roberto Ayala juga mendapatkan sanksi larangan mendampingi tim tango selama tiga laga plus ia mendapatkan denda sebesar 30 ribu dollar.

  • Pemain Spanyol Juga Kena

Dari daftar yang dikonfirmasi Romano, ada satu pemain Timnas Spanyol yang juga mendapatkan sanksi dari FIFA.

Pemain tersebut adalah Gavi. Sang gelandang dianggap melakukan gestur provokasi yang membuat Paredes dan pemain Timnas Argentina lainnya tersulut emosinya.

Gavi mendapatkan larangan satu kali bermain untuk Timnas Spanyol dan ia juga mendapatkan denda sebesar 30 ribu dollar atas perbuatannya tersebut.

Related Articles

Back to top button