Papua Terus Mencari Bibit Emas untuk Masa Depan Sepakbola Indonesia

Nagabolanews – Papua selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang banyak melahirkan talenta sepakbola berbakat. Potensi tersebut kini terus dikembangkan melalui Papua Football Academy atau PFA, sebuah program pembinaan yang berupaya menggabungkan latihan sepakbola dengan pendidikan dan pembentukan karakter.
PFA diresmikan pada 2022 dan berpusat di Mimika Sport Complex, Timika. Saat ini sekitar 60 anak Papua berusia 13 hingga 15 tahun menjalani pembinaan. Mereka tidak hanya mendapatkan latihan sepakbola, tetapi juga pendidikan formal, pembentukan karakter, nutrisi, psikologi, hingga pembekalan untuk menghadapi kehidupan di luar lapangan.
Proses pencarian bakat dilakukan secara luas di berbagai wilayah Papua. Sekitar 2.500 anak dari 18 kota dan kabupaten mengikuti rangkaian seleksi, tetapi hanya 25 pemain yang akhirnya dipilih untuk masuk angkatan baru. PFA juga mengembangkan metode scouting melalui pertandingan dan turnamen mini untuk menemukan pemain dengan potensi terbaik.
Hasil pembinaan mulai terlihat dari sejumlah pemain yang berhasil masuk radar tim nasional kelompok umur dan melanjutkan pendidikan sepakbola ke akademi klub profesional. Sejak 2022 hingga 2026, PFA telah menyeleksi 8.751 talenta dari 22 kabupaten/kota di enam provinsi di Papua. Dari proses tersebut, 136 pemain pernah terpilih dan PFA kini memiliki 44 alumni. Program ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan bakat alam Papua mendapat pembinaan yang sesuai dengan tuntutan sepakbola modern.



