4 Transfer Impian Liverpool Sebelum Bursa Musim Panas Ditutup

Pelatih Liverpool Andoni Iraola (kanan) berbicara dengan bek Kostas Tsimikas (kiri) pada babak pertama laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026 (c) AP Photo/George Walker IV
Liverpool masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah sebelum bursa transfer musim panas ditutup. Klub asal Merseyside itu telah mendatangkan Jeremy Jacquet, Victor Munoz, dan Ronald Araujo dengan total biaya £94,5 juta (Rp2,27 triliun), tetapi kebutuhan skuad belum sepenuhnya terpenuhi.
Kepergian Andy Robertson, Ibrahima Konate, dan Mohamed Salah membuat komposisi tim membutuhkan penyesuaian lebih lanjut. Liverpool juga harus mengambil keputusan penting terkait masa depan Harvey Elliott dan Curtis Jones sebelum jendela transfer berakhir.
Manajer Liverpool, Andoni Iraola, telah menegaskan bahwa tambahan pemain sayap menjadi prioritas utama. Selain memburu amunisi baru, ia juga perlu menentukan pemain yang masih masuk dalam rencananya untuk musim ini.
Bradley Barcola Jadi Target Utama
Bradley Barcola menjadi salah satu nama yang masuk daftar incaran Liverpool untuk memperkuat sektor sayap. Klub telah membuka pembicaraan awal dengan perwakilan winger Timnas Prancis tersebut dan mendapatkan respons positif terkait kemungkinan kepindahan ke Anfield.
Akan tetapi, PSG memasang harga £145 juta (Rp3,48 triliun) untuk Barcola sehingga transfer tersebut membutuhkan investasi besar. Nilai itu menjadi hambatan utama bagi Liverpool, terutama setelah klub mengeluarkan dana besar untuk sejumlah pemain baru.
Ibrahim Mbaye Opsi Lebih Terjangkau
Liverpool juga mempertimbangkan Ibrahim Mbaye sebagai alternatif di sektor sayap. Pemain berusia 18 tahun itu mencatat 30 penampilan musim lalu dan menghasilkan lima kontribusi gol meski hanya 11 kali tampil sebagai starter.
Mbaye dikabarkan memiliki banderol £34,2 juta hingga £43 juta (Rp820 miliar-Rp1,03 triliun). Nilai tersebut membuat pemain PSG itu menjadi opsi yang lebih terjangkau, sementara ketertarikan RB Leipzig dan Bayer Leverkusen turut membuat persaingan mendapatkan jasanya semakin menarik.
Harvey Elliott Hadapi Persimpangan
Harvey Elliott kembali ke Liverpool setelah menjalani masa peminjaman yang sulit di Aston Villa. Ia hanya mendapatkan 277 menit bermain di seluruh kompetisi, sementara Villa tidak mengaktifkan klausul pelepasan senilai £35 juta (Rp839 miliar).
Elliott masih berharap mendapat kesempatan bersama Iraola setelah musim lalu tidak berjalan sesuai rencana. Namun, kontraknya memasuki tahun terakhir sehingga Liverpool harus menentukan apakah mempertahankannya dengan kontrak baru atau melepasnya demi mendapatkan pemasukan sebelum kehilangan sang pemain secara cuma-cuma.
Curtis Jones Bisa Jadi Korban
Curtis Jones berada dalam situasi yang hampir sama dengan Elliott karena kontraknya juga memasuki tahun terakhir. Inter Milan dikabarkan siap mengeluarkan £30 juta (Rp719 miliar) untuk mendapatkan gelandang berusia 25 tahun tersebut.
Akan tetapi, Iraola telah menegaskan bahwa absennya Jones saat menghadapi Monaco berkaitan dengan masalah kebugaran, bukan persoalan transfer. Liverpool tetap harus membuat keputusan tegas mengenai masa depannya karena mempertahankan Jones tanpa kontrak baru berisiko membuat klub kehilangan pemain secara cuma-cuma pada musim berikutnya.
Sumber: Liverpool Echo



