Pep Guardiola sebut persaingan gelar kejuaraan bertarung dengan Arsenal belum usai

DKI Jakarta – Pelatih kepala Manchester City Joseph "Pep" Guardiola mengumumkan persaingan penghargaan Kompetisi Inggris berjuang melawan Arsenal masih belum usai.
Manchester City mendapat tiga poin penting pasca membungkam juara bertahan Liverpool, 2-1 di lanjutan Kompetisi Inggris di Anfield, Merseyside, Hari Senin pagi WIB.
Menurut Pep kemenangan ini menambah kepercayaan diri dari Erling Haaland juga kawan-kawan untuk bisa jadi terus bersaing merebut penghargaan juara Turnamen Inggris menempel Arsenal yang dimaksud saat ini memuncaki klasemen.
"Kemenangan ini sangat berpengaruh. Yang bisa jadi kami lakukan sekarang adalah tenang. Terus mencengkeram leher Arsenal. Seandainya dia lengah atau melakukan kesalahan, kami akan manfaatkan kesempatan itu," kata Pep Guardiola diambil dari laman resmi klub, Senin.
The Citizens pada masa kini berada di dalam peringkat kedua klasemen sementara Kompetisi Inggris dengan mengantongi total 50 poin dari 25 pertandingan atau selisih enam poin dari The Gunners yang mana memuncaki klasemen.
Pep menafsirkan bahwa meskipun timnya gagal meraih tiga poin pada Anfield tak mengubah peta persaingan juara oleh sebab itu Manchester City masih mempunyai kesempatan besar untuk dapat menyalip Arsenal.
"Saya tidaklah dapat mengutarakan bahwa persaingan gelar kejuaraan ini akan berakhir seandainya Manchester City tidak ada menang hari ini," ungkap ahli selama Spanyol tersebut.
Mantan pembimbing Barcelona yang dimaksud mengaku akan memanfaatkan semaksimal kemungkinan besar pertandingan tersisa demi mampu mengantarkan gelar kejuaraan Kompetisi Inggris ke Etihad Stadium untuk kelima kalinya di enam musim terakhir.
"13 pertandingan di dalam Kejuaraan Inggris di pengalaman saya sangatlah terasa panjang…Mereka (tim pesaing) hidup untuk bertarung lalu merek memberikan segalanya untuk melakukan persiapan," ungkap Pep.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam platform web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



