Newcastle akan tampil menyerang di stadion City

Ibukota Indonesia – Pelatih kepala Newcastle United Eddie Howe mengatakan, skuadnya akan tampil menyerang di stadion Manchester City, Stadion Etihad, ketika kedua kelompok bersua pada babak kedua semifinal Piala Kompetisi Inggris 2025/2026, Kamis dini hari WIB.
"Yang pertama, tentu cuma kami harus mencoba untuk meraih kemenangan pertandingan. Kami harus menunjukkan disiplin dan juga menyerang. Mari kita lihat nanti apakah kami mampu melakukannya," ujar Howe, dikutipkan dari laman Newcastle United, Rabu.
Juru taktik berusia 48 tahun itu mengakui perjuangan Newcastle akan berat. Mereka kalah 0-2 pada ronden pertama lalu harus menjalani seri kedua ke rumah Manchester City.
Menurut Howe, mengalahkan City ke Etihad adalah salah satu tantangan terberat pada sepak bola. Namun, Newcastle tidak ada miliki pilihan lain. Untuk menang, merek mesti mencetak gol.
Dia meminta-minta anak-anak asuhnya minimal memperlihatkan performa seperti kala menahan imbang peraih treble winner 2025/2026, Paris Saint-Germain, dengan skor 2-2 dalam Paris pada laga terakhir fase liga Kompetisi Champions 2025/2026.
"Saat berhadapan dengan Paris, kami menunjukkan penampilan yang tersebut tangguh. Kami melesakkan dua gol serta menghasilkan beberapa potensi emas," tutur Howe.
Terkait skuad, Howe mengatakan beberapa pemainnya akan absen kontra City termasuk gelandang andalan dia Bruno Guimares sebab cedera. Lewis Miley pun masih menepi.
Namun, Howe mengungkapkan bahwa beberapa pemainnya seperti Bruno Guimares belum sepenuhnya pulih dari cedera kemudian baru mendapatkan kesempatan bermain pada akhir pekan. Selain itu Lewis Miley juga diragukan tampil.
Newcastle United berambisi untuk mempertahankan gelar kejuaraan juara Piala Turnamen Inggris yang sebelumnya merek raih pada 2024/2025.
Di final, pemenang laga Manchester City versus Newcastle United akan berhadapan dengan Arsenal yang dimaksud menyingkirkan Chelsea pada semifinal.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



