Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola

Nagabolanews – Giovanni Malago mengakui Pep Guardiola berpeluang menjadi pelatih baru Timnas Italia meski membutuhkan anggaran besar. Presiden FIGC itu menyebut Guardiola merupakan sosok yang layak mendapat perlakuan khusus dalam proyek kebangkitan Gli Azzurri.
Dalam dua hari terakhir, kabar mengenai pendekatan Italia kepada Guardiola terus menguat. Direktur teknik Paolo Maldini bersama penasihat khusus Leonardo bahkan disebut terbang ke Barcelona untuk bertemu langsung dengan mantan pelatih Manchester City tersebut.
Sebelumnya banyak pihak meyakini gaji Guardiola akan menjadi hambatan terbesar bagi Italia. Namun, Malago justru membuka peluang bahwa federasi siap mempertimbangkan pengecualian untuk pelatih asal Spanyol itu.
Meski demikian, Malago menegaskan belum ada kepastian mengenai keberhasilan negosiasi tersebut. Ia juga memastikan Italia masih mempertimbangkan sejumlah kandidat lain untuk mengisi kursi pelatih.
Guardiola Bisa Jadi Pengecualian

Malago mengakui perekrutan Guardiola akan memberikan beban besar terhadap kondisi keuangan federasi. Namun, ia menilai ada alasan yang cukup kuat apabila Italia memutuskan membuat pengecualian.
Menurutnya, sosok Guardiola memiliki nilai yang berbeda dibanding kandidat lainnya. Karena itu, pembahasan mengenai aspek finansial tetap dilakukan secara serius.
“Ada beberapa aspek finansial yang harus dipertimbangkan, dan tidak berlebihan jika saya mengatakan bahwa kami harus benar-benar berjuang untuk mewujudkannya,” ujar Malago kepada Gazzetta dello Sport.
“Beberapa pengecualian memang pernah dilakukan, termasuk untuk nama yang saat ini sedang ramai dibicarakan, yakni Pep Guardiola. Saya tidak perlu menjelaskan lagi mengapa dia bisa menjadi pengecualian, tetapi itu juga bukan jaminan bahwa semuanya akan terwujud,” lanjut Malago.
Italia Terus Bangun Komunikasi

Malago menilai langkah Paolo Maldini dan Leonardo menemui Guardiola secara langsung merupakan keputusan yang tepat. Ia menegaskan komunikasi dengan pelatih berusia 55 tahun itu harus terus dijaga.
Bagi Malago, pembicaraan tersebut menunjukkan keseriusan Italia membangun kembali kekuatan tim nasional. Karena itu, proses pendekatan dinilai penting meski hasil akhirnya belum dapat dipastikan.
“Saya pikir langkah membuka dialog dan menjaga komunikasi tetap berjalan merupakan keputusan yang benar dan penting,” kata Malago.
Guardiola Bukan Satu-satunya Kandidat

Malago membantah anggapan bahwa daftar kandidat pelatih Italia kini hanya menyisakan Guardiola. Ia memastikan federasi masih mempertimbangkan beberapa nama lain dengan karakter yang sesuai.
Malago juga menegaskan keputusan tersebut bukan bentuk ketidakmenghormati pelatih lain. Menurutnya, Italia hanya sedang mencari sosok dengan profil yang dianggap paling tepat.
“Ini sama sekali bukan bentuk kurangnya rasa hormat kepada kandidat lain, karena kami juga sudah berdiskusi dengan beberapa nama. Kami bisa saja memilih pelatih dengan pendekatan yang lebih modern, dan semua itu sangat bergantung pada penilaian subjektif,” ujar Giovanni Malago.
“Sama sekali tidak. Kami sedang mencari profil tertentu dan nama-nama seperti Pep Guardiola, Andrea Pirlo, serta Roberto Mancini memang termasuk dalam kategori tersebut,” tutup Malago.



