Sepak bola

Badai cedera hantam Arsenal pasca kalah pada final Carabao Cup

DKI Jakarta – Badai cedera menghantam Arsenal setelahnya kekalahan di dalam final Carabao Cup 2025/26, dengan beberapa pemain The Gunners dilaporkan mengalami cedera juga dipastikan absen membela kelompok nasional setiap pada jeda internasional Maret.

Jeda internasional akan berlangsung selama kurang lebih besar dua pekan ke depan. Periode ini umumnya diisi laga persahabatan, meskipun di dalam beberapa wilayah juga diselenggarakan pertandingan resmi seperti playoff Piala Dunia.

Arsenal yang tersebut biasanya menyumbang banyak pemain ke regu nasional pada masa kini justru harus menghadapi situasi berbeda.

Berdasarkan laporan ESPN pada Selasa, William Saliba, Gabriel Magalhaes, Eberechi Eze, Jurrien Timber dan juga Leandro Trossard dipastikan tidaklah tampil akibat mengalami kesulitan kebugaran.

Dua bek berada dalam andalan, William Saliba juga Gabriel Magalhaes, berubah menjadi nama yang paling disorot. Keduanya mundur akibat cedera, walaupun Gabriel sempat bermain penuh selama 90 menit pada waktu Arsenal kalah dari Manchester City di dalam final Carabao Cup. Namun, setelahnya pertandingan, beliau mengeluhkan nyeri pada lutut kanan.

“Bek Arsenal Gabriel Magalhaes absen di laga persahabatan kontra Prancis juga Kroasia. Setelah laga berperang melawan Manchester City ke final Piala Kompetisi Inggris, pemain merasakan sakit di dalam lutut kanan. Dari hasil pemeriksaan, Gabriel dinyatakan tidaklah fit untuk bermain pada jeda internasional lalu tiada ada penggantinya,” demikian pernyataan resmi Timnas Brasil.

Selain Saliba juga Gabriel, pemain Arsenal lainnya seperti Eberechi Eze juga dicoret dari skuad Timnas Inggris akibat cedera betis.

Sementara itu, Leandro Trossard (Belgia) kemudian Jurrien Timber (Belanda) juga batal meningkatkan kekuatan negaranya sebab permasalahan serupa.

Di balik absennya sebagian pemain ini, muncul dugaan bahwa pembimbing Arsenal, Mikel Arteta sengaja mengambil langkah pencegahan demi merawat kebugaran para pemain kuncinya.

Hal ini mengingat Arsenal masih berada di fase krusial musim.​​​​​​ The Gunners masih berpeluang meraih peringkat pada tiga kompetisi, yakni Turnamen Inggris, Piala FA, serta Turnamen Champions setelahnya gagal menjuarai Carabao Cup.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles

Back to top button