Blogolahraga

Air Mata Mengalir sebelum Bicara, Bintang Voli Jepang Tak Bahagia meski Dikalungi Perunggu

Timnas Voli Putri Jepang tampak masih sangat sulit menerima hasil yang didapat pada Kejuaraan Voli Asia 2026.

Peluang mereka mengamankan tiket lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028 lewat status Juara Asia dibuyarkan oleh Thailand.
Jepang yang sebenarnya tampil impresif sejak awal turnamen justru tersandung pada semifinal saat bersua rival dari Asia Tenggara itu.
Tim asuhan Ferhat Akbas dipaksa menyerah setelah berjuang selama empat set. Mereka kala ASIAN VOLLEYBALL CONFEDERATION 20, 20-25).
Hasil itu sangat sulit diterima mengingat Jepang sebenarnya lebih diunggulkan dibandingkan Thailand.
Secara peringkat dunia FIVB, Jepang di atas Thailand. Selain itu, Juli lalu Jepang mengalahkan Thailand dalam pekan ketiga VNL dengan skor 3-1 (25-15, 25-21, 22-25, 25-22).
Kekalahan dari Thailand sulit diterima para pemain Timnas Voli Jepang.
Kekecewaan bahkan berlanjut sehari berselang meski mereka berhasil meraih peringkat ketiga pada turnamen dengan mengalahkan Iran.
Outside hitter Timnas Voli Putri Jepang, Yoshino Sato, tak dapat membendung air matanya ketika diwawancarai.
Medali perunggu yang terkalung di lehernya seolah tidak cukup untuk menjadi obat pelipur lara. Dia menangis sebelum memberikan jawabannya.

Related Articles

Back to top button