Rafael Leao Pamit Pergi dari AC Milan

nagabolanews – Rumor Rafael Leao pindah dari AC Milan nampaknya benar adanya. Sang winger baru-baru ini berpamitan kepada para Milanisti jelang kepindahannya ke Galatasaray.
Sejak bursa transfer musim panas 2026 dibuka, Leao sempat membuat geger bursa transfer. Ia menyatakan bahwa dirinya ingin mencari tantangan baru setelah tujuh tahun terakhir membela Rossoneri.
Leao sempat dikaitkan dengan beberapa klub papan atas Eropa. Namun beberapa saat yang lalu, ia dikonfirmasi akan melanjutkan karirnya di Turki bersama Galatasaray.
Kabar winger Timnas Portugal itu pindah ke Turki nampaknya benar adanya. Baru-baru ini Leao mengonfirmasi bahwa dirinya akan segera meninggalkan San Siro dan memulai petualangannya di Super Lig.
- Pamit Pergi

Beberapa waktu yang lalu, Rafael Leao mengonfirmasi bahwa ia akan meninggalkan AC Milan dan pindah ke Galatasaray di musim panas ini.
Ia mohon pamit kepada para Milanisti dan ia mengucapkan terima kasih atas cinta dan dukungan yang ia terima selama tujuh tahun menjadi penggawa Il Diavolo Rosso.
“Ya, saya akan pindah ke Turki besok. Saya akan terus menyaksikan Milan dan saya mencintai AC Milan dan cinta saya ini tidak akan berakhir,” ujar Leao seperti yang dikutip Fabrizio Romano.
- Doakan yang Terbaik untuk AC Milan

Leao juga berharap bahwa AC Milan bakal tetap berprestasi sepeninggal dirinya di bursa transfer musim panas ini.
Ia juga mengutarakan bahwa tujuh tahun bersama Rossoneri jadi bagian yang penting dalam karirnya dan ia benar-benar berharap tim besutan Ruben Amorim itu bisa meraih banyak kesuksesan di masa depan.
“Saya mendoakan yang terbaik untuk Milan untuk kedepannya. Setelah bertahun-tahun berkarir di sini, saya merasa menjadi bagian dari sejarah klub ini,” pungkas Leao.
- Mahar Transfer Leao

Menurut kabar yang beredar, AC Milan mendapatkan bayaran yang cukup mahal untuk transfer Leao di musim panas ini.
Galatasaray dikabarkan memberikan paket penawaran senilai 45 juta euro kepada Rossoneri yang kemudian penawaran ini akhirnya diterima oleh manajemen Milan.
Sumber: Fabrizio Romano



