Arteta murka pada VAR usai Arsenal ditahan Atletico

Ibukota – Pembimbing Arsenal Mikel Arteta murka terhadap tindakan VAR yang mana menganulir penalti untuk skuadnya seusai mereka ditahan Atletico Madrid 1-1 pada putaran pertama semifinal Turnamen Champions 2025/2026, ke Madrid, Kamis dini hari WIB.
“Yang menyebabkan saya sangat marah adalah bagaimana penalti untuk Ebs (Eberechi Eze-red) dibatalkan dengan cara seperti itu ketika tiada ada kesalahan yang mana jelas serta nyata. Ini adalah mengubah jalannya pertandingan,” kata Arteta diambil dari ESPN di Jakarta, Kamis.
Dia menyimpulkan kebijakan yang digunakan membatalkan penalti disebutnya mengubah jalannya laga lalu tidaklah sesuai dengan aturan yang berlaku di pengaplikasian VAR di level tertinggi kompetisi Eropa.
“Itu bertentangan dengan aturan serta saya tiada memahaminya. Ada kontak yang jelas. Dia telah menciptakan langkah serta Anda tidaklah dapat membatalkannya sewaktu harus melihatnya sampai 13 kali,” kata Arteta.
Menurut dia, momen yang disebutkan menjadi krusial mengingat perjuangan panjang timnya untuk mencapai fase semifinal.
“Ketika Anda sudah ada berjuang sangat keras selama sembilan bulan untuk berada pada kedudukan ini, itu adalah satu gol lain yang tersebut sepenuhnya mengubah arah pertandingan. Hal ini tidak ada boleh terjadi,” kata juru taktiknasal Spanyol itu.
Kontroversi berjalan pada waktu Eberechi Eze dijatuhkan di kotak penalti Atletico pada menit ke-78. Wasit sempat menunjuk titik putih sebelum akhirnya membatalkan tindakan usai tinjauan VAR.
Di sisi lain, pembimbing Diego Simeone mengamati situasi yang dimaksud dari sudut pandang berbeda, diantaranya perihal konsistensi penyelenggaraan VAR di pertandingan.
“Untuk penalti pertama, menurut pendapat saya, itu dari belakang, pemain mengantisipasi kontak. Bagi saya, pada semifinal Kejuaraan Champions, itu memang sebenarnya harus penalti,” ujar Simeone.
Pria berkebangsaan Argentina itu juga menyoroti peran VAR yang dinilainya sanggup memberi keuntungan sekaligus kerugian bagi tim.
“Dan kemudian handball diberikan berkat VAR, lalu penalti kedua tak diberikan juga lantaran VAR. Terkadang VAR memberi dan juga terkadang mengambil,” kata Simeone.
Laga Atletico Madrid kontra Arsenal tuntas dengan skor seri 1-1 pasca kedua grup sama-sama melesakkan gol dari titik putih. Arsenal mengawasi lebih lanjut dahulu lewat Viktor Gyokeres (44'), Atletico memaksakan hasil identik kuat pada menit ke-56 dari Julian Alvarez.
Hasil imbang yang disebutkan menghasilkan prospek kedua regu masih terbuka mendekati putaran kedua yang dimaksud akan dijalankan pada Rabu (6/5) dini hari Waktu Indonesia Barat ke Stadion Emirates, London.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



