Wed. Oct 20th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Wisata ke Curug? Ini 8 Barang yang Harus Dibawa

3 min read

Bogor – Di masa pandemi, butuh banyak pertimbangan untuk traveling bersama keluarga dan teman. Itulah sebabnya mengapa sekarang ini banyak paket wisata menarik yang bisa ditempuh dalam waktu singkat. Wisata air terjun atau curug yang akrab sebutannya, kini tengah banyak diganderungi oleh para masyarakat, khususnya masyarakat perkotaan karena dinilai dapat merelaksasi pikiran dan tubuh setelah lelah bekerja.
Baca juga: Wisata Bogor, Cobain Menyusuri Sungai, Mandi di Curug Leuwi Asih
Tetapi banyak yang harus diperhatikan oleh traveler jika ingin berwisata ke curug karena mengingat banyak curug yang masih memiliki jalur yang curam dan licin, ditambah lagi dengan beberapa bawaan benda yang ada, membuat perjalanan ke curug semakin menantang. Ada persiapan yang harus Anda lakukan saat berwisata, salah satunya dengan membawa perlengkapan.

Jika traveler ingin berkunjung ke curug atau air terjun, maka traveler wajib memperhatikan barang-barang yang harus dibawa agar traveler siap dengan segala kondisi yang akan terjadi, dan siap menghadapi medan yang berat dan juga perjalanan yang melelahkan.

Berikut beberapa barang yang direkomendasikan untuk traveler bawa saat wisata ke curug:

1. Baju ganti
Trip ke air terjun disarankan menggunakan pakaian berbahan ringan. Jangan coba menggunakan pakaian yang memerangkap air seperti halnya jeans yang akan terasa berat jika sudah terkena air. Kalau memang air terjun atau curug yang dituju berada di dataran tinggi, jangan lupa untuk menyiapkan jaket. Setelah itu siapkan baju ganti, jadi usai berenang traveler bisa langsung ganti baju baru yang lebih fresh dan kering.

2. Tikar
Saat sampai ke air terjun nanti mungkin kondisi dan situasi tak memungkinkan bagi orang untuk masuk ke air. Nah, supaya Anda tetap bisa menikmati indahnya keindahan air terjun bawa saja tikar. Tak perlu tikar yang tebal dan super berat, sekarang ini sudah banyak terjual tikar yang ringan, tipis, namun tetap melindungi tubuh Anda.

3. Sandal antiselip
Jalan menuju wisata alam selamanya mulus dan sudah beralaskan material semen, terkadang traveler akan menemukan tempat wisata yang masih beralaskan batu dan tanah. Hal tersebut akan membuat traveler kesulitan untuk melewatinya karena licin, maka dari itu traveler wajib membawa sendal antiselip agar perjalanan menjadi lancar.

4. Air Mineral
Dalam masa pandemi seperti ini membuat berbagai kemungkinan penyebaran virus dapat banyak, mulai dari droplet, hingga menyebar melalui berbagai barang dan juga dapat terinfeksi melalui makanan dan minuman. Jadi tidak ada salahnya untuk menyiapkan air mineral sendiri. Selain mencegah penularan COVID-19, ini juga membantu jika di tengah perjalanan menuju curug mendadak haus sekaligus mengganti cairan tubuh.

5. Tas Tahan Air
Tas tahan air bermanfaat untuk menyimpan barang elektronik dan benda lain yang rentan rusak jika terkena air. Jika tidak punya benda ini, usahakan bawa tas dari bahan parasut atau kantong plastik. Tapi, jangan buang kantong plastik di perjalanan menuju air terjun ya.

6. Snack dan Buah
Selalu menyediakan segala sesuatu dengan baik adalah kunci agar liburan dapat berjalan lancar, selain menyiapkan fisik, juga harus didukung dengan perbekalan yang mencukupi, seperti cemilan untuk dimakan ketika traveler merasa lapar di tengah jalan atau sekadar untuk menghemat biaya agar tidak terlalu banyak yang dikeluarkan, sekaligus buah seperti pisang yang berfungsi sebagai karbohidrat.

7. Kantong Plastik
Bawa kantong plastik untuk segala kebutuhan selama di air terjun. Apalagi jika nantinya Anda bermain air, Anda akan membutuhkan kantong plastik yang tidak kecil untuk memasukkan baju basah.

8. Membawa Uang Tunai
Uang tunai sangat diperlukan saat anda berwisata ke alam luas, karena mengingat pembayaran-pembayaran yang akan dihadapi akan melalui sistem konvensional, dan traveler akan dihadapkan juga dengan warga lokal yang masih sangat jarang memakai sistem non tunai.
masker kesehatan

Berhubung sedang dihadapi dengan kondisi pandemi, maka traveler tetap harus berjaga-jaga dengan kondisi sekitar, tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan selain untuk menjaga kesehatan traveler, juga bisa turut mencegah angka penyebaran COVID-19.

Baca juga !