Tue. Oct 4th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Wapres Ma’ruf: Transaksi Pakai Dinar-Dirham di Pasar Muamalah Menyimpang

1 min read

Jakarta –

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan kegiatan transaksi menggunakan dinar-dirham di Pasar Muamalah, Depok menyimpang dari aturan sistem keuangan negara. Ma’ruf Amin menegaskan transaksi di Indonesia harus menggunakan rupiah.

“Ya saya kira transaksi Pasar Muamalah yang menggunakan dinar-dirham itu kan memang menyimpang dari aturan sistem keuangan kita,” kata Ma’ruf Amin dalam keterangannya, Kamis (4/2/2021).

Ma’ruf juga menanggapi penangkapan pendiri Pasar Muamalah, Zaim Saidi oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri. Ma’ruf menilai hal itu merupakan upaya penegakan hukum atas pelanggaran aturan transaksi keuangan dan traksaksi di RI.

“Sistem keuangan kita sudah mengatur bahwa alat kita itu adalah transaksi kita menggunakan uang rupiah,” tegasnya.

Ma’ruf memaparkan penegakan hukum atas transaksi yang menggunakan koin dinar dan dirham ini agar tidak terjadi kekacauan dalam sistem ekonomi dan keuangan nasional. Ma’ruf sudah ada aturan terkait keuangan nasional.

“Sistem negara kita kan ada aturannya, bagaimana transaksi itu diatur, ada ketentuannya tentang masalah keuangan, masalah ekonomi,” paparnya.

Ma’ruf mengingatkan bahwa dalam menegakkan pasar berbasis syariah harus taat dan mematuhi mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Aturan itu telah tertuang berupa undang-undang dan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia.

“Ketika ada di luar itu, tentu akan merusak ekosistem daripada ekonomi dan keuangan nasional kita,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polri memutuskan menahan pendiri pasar Muamalah Depok, Zaim Saidi. Penahanan terhadap inisiator pasar Muamalah Depok tersebut berdasarkan 2 alasan, yakni subjektif dan objektif. Rusdi membeberkan alasan subjektif penahanan berupa khawatir Zaim melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

Baca juga !