Thu. Dec 8th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Tiba Paling Awal di Lokasi Penembakan Brutal, Polisi AS Ditembak Mati

2 min read

Colorado –

Satu polisi Amerika Serikat (AS) tewas dalam penembakan brutal di sebuah supermarket di Colorado. Polisi bernama Eric Talley itu merupakan polisi pertama yang tiba di lokasi penembakan dan berhadapan langsung dengan pelaku.

Seperti dilansir CNN, Selasa (23/3/2021), penembakan brutal di supermarket King Soopers, Boulder, Colorado, pada Senin (22/3) sore waktu setempat, menewaskan 10 orang, termasuk Talley. Pelaku penembakan yang belum diungkap identitasnya, telah ditangkap polisi.

Kepala Kepolisian Boulder, Maris Herold, menyebut Talley merupakan polisi pertama yang tiba di lokasi untuk merespons penembakan tersebut. Talley tewas ditembak saat berhadapan dengan pelaku.

Lebih lanjut, Herold mengungkapkan bahwa Talley yang berusia 51 tahun ini telah mengabdi pada Kepolisian Boulder sejak tahun 2010.

“Dia bertugas dalam berbagai peran menunggu Kepolisian Boulder dan masyarakat Boulder,” ucap Herold.

“Dan saya harus memberitahu aksi heroik polisi ini ketika dia merespons kejadian itu. Pukul 14.30 waktu setempat, Kepolisian Boulder menerima panggilan telepon soal tembakan dilepaskan di area tersebut,” tuturnya.

“Panggilan telepon soal seseorang yang membawa senapan patroli. Polisi Talley merespons ke lokasi, menjadi yang pertama tiba di lokasi, dan dia ditembak mati,” imbuh Herold dalam pernyataannya.

Kepolisian setempat memastikan pelaku penembakan telah berada dalam tahanan mereka. Dia ditangkap dalam keadaan luka-luka dan kini tengah menjalani perawatan medis atas luka-luka yang dideritanya. Motif di balik penembakan tersebut masih diselidiki.

Herold berjanji bahwa kepolisian akan bekerja secepat mungkin untuk menyajikan fakta-fakta terkait penembakan ini kepada publik.

Sementara itu, seorang saksi mata yang ada di dalam supermarket mengaku mendengar delapan suara tembakan, sebelum dia menyelamatkan diri melalui pintu belakang.

“Saya hampir terbunuh karena ingin membeli soda dan sekantong keripik kentang,” tutur Ryan Borowski, yang berada di dalam supermarket saat penembakan terjadi.

Baca juga !