Tue. May 17th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Solskjaer: European Super League Gagasan yang Buruk

2 min read

Manchester –

Ole Gunnar Solskjaer buka suara soal European Super League. Manajer Manchester United itu mengaku tidak pernah menyukai ide European Super League.

Pada awal pekan kemarin, 12 klub top Eropa mendeklarasikan European Super League. Manchester United jadi salah satu dari enam klub Premier League yang jadi penggagas proyek itu.

European Super League kemudian menuai pro dan kontra. Proyek tersebut dikecam karena dinilai ‘tertutup’ karena terbatas hanya untuk klub elite dan mencederai fair play.

European Super League rencananya akan diikuti 20 tim yang terdiri dari 15 klub pendiri dan lima klub lain yang bergantung hasil kualifikasi. Itu berarti 15 klub pendiri dipastikan tidak akan terdegradasi.

MU lantas menarik diri dari European Super League menyusul besarnya penolakan terutama dari suporter. Pada akhirnya, enam klub Premier League menyatakan mundur dari European Super League.

Ole Gunnar Solskjaer senang suara suporter didengar dan berdampak besar dalam hiruk pikuk European Super League ini. Dia juga mengaku tidak suka dengan format European Super League.

“Saya senang fans menyuarakan pendapatnya dan kami sudah mendengarkan mereka. Itu sudah menyatukan kasta sepakbola,” ujar Solskjaer dalam konferensi pers jelang laga melawan Leeds United, Jumat (23/4/2021), seperti dilansir BBC.

“Saya sendiri juga seorang suporter. Akan ada hari ketika saya kembali dan menonton Manchester United. Saya tidak suka konsepnya.”

“Kami memang sudah jadi pionir. Kami punya Busby Babes. Kami ingin jadi bagian kampanye Eropa.”

“Tapi Anda tidak bisa memberikannya begitu saja karena punya nama. Anda harus meraihnya agar berhak ada di sana. Anda butuh rasa takut gagal. Itu tidak ada di sana. Itu gagasan yang buruk,” kata Solskjaer soal European Super League.