Tue. Jun 28th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Soal Sistem Kerja, Satgas COVID-19 Minta Perusahaan Patuhi Inmendagri

2 min read

Jakarta –

Pemerintah telah menetapkan penyesuaian aktivitas selama masa PPKM Darurat, termasuk untuk sektor kerja esensial dan kritikal. Kendati demikian, pelaksanaannya di lapangan masih menemukan sejumlah kendala salah satunya dari serikat buruh.

Diketahui, aliansi buruh Tekstil, Garmen, Sepatu, Kulit (TGSL) mengatakan para buruh sektor tersebut masih banyak yang harus bekerja normal di masa PPKM Darurat. Buruh-buruh pabrik mau tak mau harus bekerja dengan kapasitas 100%, dengan waktu penuh bahkan lembur, di ruangan tertutup, dan tanpa penyediaan APD oleh perusahaan. Bahkan, sejumlah daerah industri pun diketahui mengalami lonjakan klaster pabrik.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menanggapi kasus tersebut dalam Konferensi Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Indonesia yang berlangsung Selasa (20/7). Ia menekankan kembali bahwa jenis industri yang telah disebutkan merupakan golongan sektor esensial.

“Oleh karena itu, selama masa PPKM Darurat, menurut Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No.15 Tahun 2021 seharusnya menerapkan sistem bekerja 50% WFO dan 50% WFH. Pada prinsipnya, seluruh kegiatan dan operasional pabrik harus mematuhi peraturan yang berlaku selama PPKM Darurat sehingga dapat mencegah munculnya klaster pabrik,” kata Wiku dalam konferensi pers yang dikutip Rabu (21/7/2021).

Dalam kesempatan ini, Wiku pun memohon kepada pengelola perusahaan atau penanggung jawab pabrik untuk memastikan pembagian jam kerja dan jumlah pekerja sesuai dengan ketentuan PPKM Darurat. Ia pun menjelaskan bahwa pengawasan terhadap operasional pabrik akan dilakukan oleh Satgas di masing-masing daerah industri.

“Untuk itu, Satgas di masing-masing daerah harus secara rutin melakukan pengawasan di lapangan untuk memastikan operasional pabrik dan pekerja yang beraktivitas sesuai dengan peraturan yang ditetapkan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam Inmendagri terkait PPKM Darurat, diberlakukan aturan 50% WFO dan 50% WFH untuk pekerja sektor esensial serta 100% WFO untuk pekerja sektor kritikal dengan penerapan protokol kesehatan yang diperketat.

Baca juga !