Wed. Dec 7th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Siap Diumumkan 5 April, LG Positif Keluar dari Bisnis Smartphone

2 min read

Tampaknya, LG Electronics telah memutuskan keluar dari bisnis smartphone yang merugi. Rencananya, pabikan akan memasuki proses transisi untuk merelokasi karyawan komunikasi selulernya ke unit bisnis lain.

Setelah menderita kerugian operasional sejak 2015, LG baru-baru ini mencoba menjual unit komunikasi selulernya, yang mengawasi bisnis ponsel cerdas.

Perusahaan tersebut dilaporkan telah bernegosiasi dengan berbagai pembeli yang tertarik, termasuk Vingroup Vietnam, tetapi gagal mencapai kesepakatan dengan salah satu dari mereka.

LG Electronics telah mempertimbangkan untuk menjual sebagian operasinya atau menarik diri dari bisnis smartphone sama sekali. Baru-baru ini, mereka memutuskan untuk keluar dari bisnis smartphone sama sekali.

“LG telah mempertimbangkan berbagai opsi seperti penjualan, membagi penjualan atau menarik diri dari bisnis smartphone, tetapi baru-baru ini memutuskan untuk menarik diri dari bisnis tersebut,” menurut sumber industri, dilansir laman Korea Times, Jumat (2/4/2021).

Kabarnya, hal ini akan diumumkan secara resmi pada rapat dewan, 5 April mendatang.

Ilustrasi kantor LG Electronics. [Marco Bertorello/AFP]
Ilustrasi kantor LG Electronics. [Marco Bertorello/AFP]

Ketika diminta untuk membahas prospek seperti itu, seorang pejabat LG Electronics berkata, “Tidak ada yang perlu dikomentari.”

“Yang bisa kami katakan adalah bahwa setiap kemungkinan terbuka. Meskipun kami tidak dapat memastikannya sekarang, kami akan mengumumkan arah spesifik bisnis komunikasi seluler kami,” kata pejabat itu.

Kemungkinan LG menarik diri dari bisnis smartphone muncul pada Januari lalu, ketika CEO LG Electronics Kwon Bong-seok mengakui bahwa perusahaan sedang meninjau arah bisnis komunikasi selulernya dengan segala kemungkinan terbuka.

LG telah memperluas kehadirannya secara bertahap di sektor-sektor berkembang seperti kendaraan listrik (EV) dan komponen kendaraan.Desember lalu, perusahaan mengumumkan pendirian usaha patungan dengan pembuat suku cadang otomotif Magna International untuk memproduksi motor listrik, inverter, dan pengisi daya onboard yang digunakan dalam EV.