Fri. Oct 7th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Roberto Mancini Dianggap Paling Pas buat Newcastle

2 min read

Jakarta – Akuisisi Newcastle United oleh konsorsium milik Arab Saudi memicu diskusi besar. Salah satunya soal manajer yang pantas dipercaya memulai proyek.
Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi yang dipimpin Pangeran Mohammed bin Salman resmi mengakuisisi Newcastle, Kamis (7/10/2021) malam WIB. PIF mengambil alih The Toon dari tangan Mike Ashley, lewat penguasaan saham sebesar 80%, dengan 20% sisanya dimiliki Amanda Staveley dan Reuben bersaudara.

Akuisisi ini praktis menjadikan Newcastle United klub sepakbola terkaya di dunia, mengingat konsorsiumnya punya aset lebih dari Rp 6.000 triliun. Kekayaan pemilik Newcastle itu berkali-kali lipat dari bos Manchester City, Sheikh Mansour, yang ‘cuma’ punya aset Rp 445 triliun.

PIF berambisi menjadikan Newcastle United raksasa baru di Inggris dan Eropa. Maka bisa diperkirakan mereka akan melakukan gebrakan-gebrakan di bursa transfer untuk membangun tim kuat.

Tapi sebelum itu, pembicaraan yang kini sudah sangat hangat adalah soal manajer. Sejumlah nama sudah dijadikan calon pengganti Steve Bruce, yakni Steven Gerrard, Antonio Conte, Brendan Rodgers, hingga Frank Lampard.

Tapi mantan penyerang Manchester City Trevor Sinclair menilai Roberto Mancini adalah sosok paling pas. Sebab Mancini pernah terlibat dalam proyek serupa di Manchester City pada 2009, tepat setelah akuisisi oleh Abu Dhabi United Group.

“Saya rasa Anda butuh seorang manajer yang sudah pernah melakukannya sebelumnya dan nama pertama yang muncul di benak saya adalah Roberto Mancini. Tapi saya tak tahu apakah ini terlalu dini, dengan pekerjaannya di Italia dan apakah dia mau meninggalkannya,” kata Trevor Sinclair kepada talksport dikutip Football365.

“Dia sudah melakukannya di Man City, Anda harus membawa pemain-pemain besar untuk membentuk pemain-pemain baru, Mancini akan jadi sosok ideal buat itu. Dia masih cukup muda kok untuk melakukannya.”

“Akan bijaksana buat mereka untuk melihat model Man City dan cara mereka membangun klub, sebab mereka sudah sangat sukses. Terlepas dari Liga Champions, mereka sudah memenangi segalanya,” imbuhnya.