Tue. May 17th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Presiden Korsel Ganti Perdana Menteri Usai Kalah Pemilu Daerah

2 min read

Seoul –

Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-In, melakukan reshuffle kabinet setelah partai politik yang menaunginya, Partai Demokrat, kalah dalam pemilu daerah. Moon mengganti Perdana Menteri (PM) Korsel dan enam menteri dalam kabinetnya dalam upaya membangkitkan partai dan agenda kebijakannya.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (16/4/2021), Moon menunjuk Kim Boo-Kyum, yang merupakan mantan Menteri Dalam Negeri dan anggota parlemen empat periode, untuk menggantikan Chung Sye-Kyun sebagai PM Korsel.

Dia juga mencalonkan sejumlah menteri baru untuk Urusan Pertanahan, Perindustrian, Perikanan, Tenaga Kerja dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Namun diketahui bahwa kandidat menteri baru yang diajukan Moon masih harus melalui proses penetapan di parlemen Korsel, meskipun anggota parlemen tidak memiliki wewenang untuk memblokir pencalonan itu jika Moon mendorongnya menggunakan penunjukan resmi.

Reshuffle kabinet ini dilakukan Moon sepekan setelah Partai Demokrat yang berkuasa di Korsel mengalami kekalahan besar dalam pemilu khusus untuk jabatan penting seperti Wali Kota, pasca skandal politik dan blunder kebijakan ekonomi pemerintahan.

Dengan pemilu dipandang sebagai uji coba untuk pergeseran politik menjelang pilpres yang akan digelar 9 Maret 2022, kekalahan partai berkuasa mengisyaratkan jalan terjal bagi agenda kebijakan Moon, yang mencakup pencegahan kenaikan harga rumah tak terkendali dan mereformasi sistem penuntutan.

Masa jabatan Moon selama 5 tahun akan berakhir tahun 2022 mendatang.

Sementara itu, Kim Boo-Kyum sebagai PM baru Korsel dinilai bisa memainkan peran penting dalam menjembatani perselisihan politik dan mengarahkan upaya anti-virus Corona (COVID-19). Diketahui bahwa dia menjabat Wali Kota Daegu sebelumnya.

“Dia seorang reformis dan berdedikasi pada persatuan nasional, dan dia juga memiliki pengalaman menangani bencana dan krisis sosial,” sebut Kepala Staf Kepresidenan Korsel, You Young-Min.

Di antara nama-nama yang diajukan sebagai menteri baru, terdapat nama pejabat keuangan senior Noh Hyeong-Ouk yang akan menggantikan Byeon Chang-Heum sebagai Menteri Pertanahan, yang mengundurkan diri.

Byeong mundur di tengah tuduhan yang menyebut beberapa pegawai pengembang properti yang dikelola negara menggunakan informasi orang dalam untuk meraup profit dari proyek pengembangan kota. Skandal ini semakin menambah kemarahan publik terkait melonjaknya harga apartemen — mencapai 28 persen sejak awal tahun 2020.

Moon Sung-Wook dicalonkan menjadi Menteri Perindustrian yang baru. Dia merupakan orang dalam kementerian yang selama bertahun-tahun bekerja membentuk kebijakan korporasi Korsel. Dia menghadapi tugas mewujudkan upaya Moon menghidupkan investasi korporasi dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Baca juga !