Sat. Oct 8th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Penerbangan Komersial di Afghanistan Dibuka Kembali

2 min read

Kabul –

Operasional penerbangan komersial kembali berlanjut di bandara KabulAfghanistan, usai kekacauan menyelimuti negara itu setelah kelompok Taliban mengambil alih kekuasaan. Penerbangan komersial internasional yang membawa lebih dari 100 orang untuk pertama kalinya terbang dari Kabul ke Qatar pada Kamis (9/9).

Seperti dilansir Reuters, Jumat (10/9/2021), penerbangan komersial internasional itu menandai langkah penting dalam upaya Taliban untuk memulihkan situasi normal di Afghanistan yang mereka kuasai kembali sejak bulan lalu.

Dituturkan sejumlah pejabat bahwa pesawat maskapai Qatar Airways yang membawa sekitar 113 orang terbang dari bandara Kabul menuju Doha pada Kamis (9/9) waktu setempat. Menurut seorang sumber, terdapat penumpang asal Amerika Serikat (AS), Kanada, Ukraina, Jerman dan Inggris dalam penerbangan itu.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, dalam pernyataan terpisah via Twitter, mengungkapkan bahwa 10 warga AS dan 11 permanent resident AS berada dalam penerbangan tersebut.

Dituturkan seorang sumber yang memahami penerbangan ini bahwa para penumpang dibawa ke bandara Kabul dalam konvoi Qatar setelah jalur aman disepakati dengan Taliban. Di Doha, para penumpang akan ditampung sementara di kompleks penampungan pengungsi Afghanistan dan negara lainnya.

Meskipun penerbangan internasional sudah keluar-masuk dari Afghanistan dengan membawa para pejabat, teknisi dan bantuan kemanusiaan dalam beberapa hari terakhir, penerbangan Qatar Airways ini menjadi penerbangan sipil pertama yang mengudara usai kekacauan menyelimuti bandara Kabul setelah Taliban berkuasa.

Diketahui bahwa proses evakuasi besar-besaran yang dilakukan negara-negara Barat, termasuk AS, sejak pertengahan Agustus lalu berhasil mengevakuasi 124.000 warga negara asing dan warga Afghanistan yang terancam Taliban. Proses evakuasi itu diakhiri pada 31 Agustus lalu sesuai batas akhir penarikan tentara AS.

Utusan Khusus Qatar, Mutlaq bin Majed al-Qahtani, dalam pernyataannya menyebut penerbangan Qatar Airways pada Kamis (9/9) waktu setempat itu merupakan penerbangan reguler, bukan penerbangan evakuasi. Dia menambahkan bahwa penerbangan serupa dijadwalkan berangkat pada Jumat (10/9) waktu setempat.

“Semoga hidup menjadi semakin normal di Afghanistan,” tutur Al-Qahtani dari tarmac bandara Kabul, seperti dikutip Al Jazeera.

Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani, yang sedang berkunjung ke Islamabad, Pakistan, menyampaikan terima kasih kepada pemimpin Taliban karena membantu membuka kembali bandara Kabul.Di sisi lain, Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Afghanistan, Deborah Lyons, menyoroti laporan yang meningkat soal langkah pembatasan yang diterapkan Taliban terhadap kaum wanita sama seperti saat kelompok radikal itu berkuasa tahun 1996-2001 silam.

“Kami menerima laporan yang meningkat di mana Taliban melarang wanita tampil di tempat-tempat umum tanpa pendamping pria dan mencegah wanita untuk bekerja. Mereka membatasi akses pendidikan untuk perempuan di beberapa wilayah,” ungkap Lyons kepada forum Dewan Keamanan PBB.

Baca juga !