Fri. Sep 30th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Palestina Tuduh Israel Halangi Pengiriman Vaksin Corona ke Gaza

2 min read

Ramallah –

Otoritas Palestina menuduh Israel menolak mengizinkan penyaluran 2.000 dosis vaksin virus Corona (COVID-19) untuk para tenaga medis di Gaza. Blokade yang diberlakukan Israel terhadap Gaza menghalangi distribusi pasokan vaksin Corona tersebut.

Seperti dilansir AFP, Selasa (16/2/2021), Kementerian Kesehatan pada Otoritas Palestina (PA), yang berkantor di Tepi Barat, berencana mengirimkan pasokan vaksin Corona buatan Rusia, Sputnik V, ke wilayah Gaza yang dikuasai Hamas.

Namun, pada Senin (15/2) malam waktu setempat, Kementerian Kesehatan menyatakan Israel memblokir pengiriman pasokan vaksin Sputnik V tersebut.

Menteri Kesehatan Palestina, Mai al-Kaila, dalam pernyataannya menegaskan Israel memikul ‘tanggung jawab penuh atas tindakan sewenang-wenang ini’. Al-Kaila menyatakan kementeriannya berkoordinasi dengan organisasi-organisasi internasional untuk mengirimkan pasokan vaksin Corona itu sesegera mungkin.

Sumber-sumber dari Israel menuturkan kepada AFP bahwa dalam beberapa hari terakhir, pengiriman vaksin bukanlah langkah administratif sederhana di bawah ruang lingkup COGAT, melainkan lebih kepada keputusan politik yang mungkin terkait dengan perundingan antara Hamas dan Israel.COGAT, otoritas Israel yang menangani urusan sipil di wilayah Palestina yang diduduki, menyatakan PA telah meminta izin untuk pengiriman 1.000 dosis vaksin Corona ke Gaza, namun ‘permintaan ini sedang menunggu keputusan politik’.

Diketahui bahwa kedua pihak itu sudah tiga kali berkonflik sejak tahun 2008 dan Israel menuntut pembebasan dua warga Israel yang disandera di Gaza serta pemulangan jasad dua tentara Israel yang tewas dalam pertempuran tahun 2014 lalu.

Palestina diketahui telah mulai melakukan vaksinasi Corona terhadap para tenaga medis garis depan pada awal bulan ini, setelah mendapatkan pasokan awal 10.000 dosis vaksin Sputnik V dari Rusia dan ribuan dosis vaksin Moderna via Israel.

Saat ini, Palestina tengah menantikan 2 juta dosis vaksin Corona lainnya dari berbagai produsen vaksin, selain alokasi vaksin dari program COVAX yang didukung Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang membantu penyaluran vaksin untuk negara kurang mampu.

Israel yang tercatat sebagai salah satu negara yang melakukan vaksinasi Corona per kapita tercepat di dunia, menghadapi seruan internasional untuk membagi pasokan vaksinnya dengan warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat dan Gaza yang mereka duduki.

Sejauh ini, nyaris 115 ribu kasus Corona tercatat di wilayah Tepi Barat, dengan nyaris 1.400 kematian. Sementara di Gaza, tercatat nyaris 53.600 kasus Corona dengan 537 kematian.

Baca juga !