Fri. Oct 7th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Militer Ukraina Terancam Dibantai, Rusia Kepung Total Benteng Terakhir

1 min read

Pengepungan total pasukan militer Ukraina sepertinya akan segera terjadi. Pasukan Angkatan Bersenjata Federasi Rusia (VSRF) yang didukung unit militer pemberontak Republik Rakyat Luhansk (LPR), akan segera menduduki wilayah Slavyansk, Oblast (Provinsi) Donetsk.

Dalam penjelasan ajudan Menteri Dalam Negeri Republik Rakyat Luhansk, Vitaly Kisilev, jika Slayvyansk berhasil direbut, maka pasukan militer Ukraina akan berada dalam situasi pengepungan penuh.

“Saya percaya bahwa menguasai Slavyansk berarti pengepungan penuh (pasukan Ukraina di Kiev). Slavyansk terletak di dataran tinggi di atas Kramatorsk,” ucap Kisilev.

Dipilihnya Slavyansk sebagai posisi yang harus dikuasai militer Rusia, dikarenakan wilayah itu adalah sebuah dataran tinggi. Dengan posisi tersebut, sejumlah wilayah akan terpantau sempurna hingga kota Artyomovsk.

“Oleh karena itu, kami akan melihat seluruh wilayah yang terbentang hingga Artemovsk dari sana,”  dikutip VIVA Militer dari Kantor Berita Rusia, TASS

Seluruh wilayah Lysychansk akan terlihat oleh kami. Dalam hal ini, cukup adil untuk mengatakan bahwa kami mengendalikan setiap meter persegi tanah kami,” ujarnya.

Pada Selasa 28 Juni 2022, perwira milisi pemberontak Republik Rakyat Luhansk, Andrey Marochko, memastikan Lysychansk adalah benteng terakhir pasukan Angkatan Bersenjata Ukraina (ZSU).

Marochko juga mengungkap pasukannya telah menguasai 98 persen wilayah Luhansk.

Dalam berita sebelumnya, VIVA Militer juga melaporkan sekitar 2.000 tentara Ukraina sudah berada dalam kondisi terjepit di Gorskoye dan Zolotoye, Oblast Luhansk.

Sejumlah tentara bayaran yang mendukung Ukraina dikabarkan telah melarikan diri ke Kramatorsk, yang berada tepat di bawah dataran tinggi Slavyansk.

Baca juga !