Tue. Oct 4th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Komisi X DPR Prihatin Siswi Nonmuslim Diminta Berjilbab: Intoleran!

2 min read

Jakarta –

Viral di media sosial seorang siswi non-muslim diminta memakai jilbab di SMK Negeri 2 Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Komisi X DPR RI prihatin dan menilai kejadian itu sebagai sikap intoleran.

“Kami sangat prihatin dengan fenomena maraknya sikap intoleran di lembaga-lembaga pendidikan milik pemerintah. Banyak tenaga-tenaga pendidik yang tidak tepat dalam mengajarkan semangat keberagamaan di kalangan siswa,” ujar Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda dalam keterangan yang diterima detikcom, Sabtu (23/1/2021).

Politikus PKB itu mengatakan kejadian tersebut menunjukkan adanya sikap intoleransi di sekolah-sekolah negeri. Padahal, menurutnya tenaga kependidikan harus mengutamakan nilai Pancasila dan kebhinnekaan.

Menurut Huda, sikap pihak SMK 2 Padang tidak bisa dibenarkan meskipun setiap daerah di Indonesia memiliki otonomi daerah. Pemerintah daerah (pemda) memiliki otoritas untuk mengatur arah kebijakan sekolah, distribusi guru, hingga kebijakan anggaran, namun harus tetap mengacu pada dasar negara Indonesia.

“Tidak benar jika atas nama otonomi daerah, suatu wilayah mempunyai kebebasan termasuk unit penyelenggaraan Pendidikan membuat aturan yang secara prinsip bertentangan dengan nilai dasar-nilai dasar kita dalam berbangsa dan bernegara,” katanya.

“Dalam upaya merekrut tenaga dosen atau guru misalnya harus ada screening yang ketat mengenai rekam jejak mereka. Pun demikian, dalam aktivitas belajar mengajar maupun kegiatan ekstrakulikuler jangan sampai ada materi-materi yang disisipi nilai-nilai intoleran,” kata Huda.Lebih lanjut, Huda mengimbau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk melakukan seleksi tenaga kependidikan yang ketat. Ia berharap jangan ada kegiatan atau materi pelajaran yang mengandung unsur intoleransi.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan percakapan antara Eliana Hia dan pihak SMK Negeri 2 Padang. Eliana dipanggil pihak sekolah karena anaknya, Jeni Cahyani Hia, tidak mengenakan jilbab. Jeni tercatat sebagai siswi Kelas IX pada Jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP)) di sekolah itu. Ia tidak mengenakan jilbab karena bukan muslim.

Video itu di-posting pada Kamis (21/1/2021) serta disebar melalui akun Facebook Eliana Hia. Video itu pun mendapat 3.400 komentar dan sudah dibagikan 2.300 kali.

Dalam video tersebut, Eliana berusaha menjelaskan bahwa anaknya adalah nonmuslim, sehingga cukup terganggu oleh keharusan untuk mengenakan jilbab. Pihak sekolah yang menerima kehadiran Eliana menyebut penggunaan jilbab merupakan aturan sekolah.

“Bagaimana rasanya kalau anak Bapak dipaksa untuk ikut aturan yayasan. Kalau yayasan tidak apa, ini kan (sekolah) negeri,” kata Eliana berpendapat.

Baca juga !