Fri. Oct 7th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi Buka Saat Imlek, Jemaat Berkerumun Ditegur

2 min read

Bekasi –

Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi tetap buka untuk warga yang hendak melakukan ibadah saat tahun baru Imlek. Namun pihak kelenteng membatasi jumlah jemaat yang hadir.

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (12/2/2021), terlihat pengunjung mulai berdatangan sekitar pukul 08.30 WIB. Pengunjung tampak membawa dupa, buah-buahan, hingga buket bunga.

Sebelum masuk ke kelenteng, jemaat yang hadir dicek suhu tubuhnya dan diarahkan untuk mencuci tangan. Petugas juga menyediakan masker untuk jemaat.

Di depan pintu kelenteng, tampak ada spanduk pemberitahuan tak ada perayaan Imlek di kelenteng ini. Kelenteng Hok Lay Kiong hanya melayani warga yang hendak beribadah.

Pihak kelenteng menyiapkan petugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan pencegahan Corona atau COVID-19. Para petugas itu akan menegur pengunjung jika terlihat terjadi kerumunan.

“Ya dari kita, timnya kita-kita juga sama, ada 20 orang, termasuk karyawan-karyawan di dalam,” kata petugas protokol kesehatan Kelenteng Hok Lay Kiong, Indra Mulyadi.

Dia mengatakan tidak membatasi pengunjung yang hadir. Indra merasa pengunjung sudah paham soal protokol kesehatan. Kelenteng akan ditutup pukul 21.00 WIB.

“Sebenarnya kita tidak batasi pun umat setelah bersembahyang dia diarahkan untuk pulang, tidak mengobrol di dalam, berbincang-bincang di dalam,” ujarnya.

Indra beberapa kali terlihat menegur jemaat yang berkerumun di area kelenteng. Dia juga mengarahkan jemaat yang telah selesai ibadah untuk langsung pulang ke rumah masing-masing.

Salah satu anggota jemaat yang hadir, Dena Sari, mengatakan ada sejumlah hal yang berbeda dalam perayaan Imlek tahun ini. Dia mengatakan tak ada hiburan saat Imlek seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dena mengatakan biasanya dia berkeliling mengunjungi rumah saudaranya saat Imlek. Namun, katanya, tahun ini dia hanya bersilaturahmi jarak jauh.”Saya pribadi sih sama aja, cuma memang biasanya ada hiburan, ada kembang api, sekarang nggak ada, barongsai dikit-dikit nggak ada, ya hiburan nggak ada lah, ikutin protokol pemerintah lah, jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan lah,” kata Dena.

“Keliling, tahun ini udah pada bilang tutup pintu semua, jadi kita pakai WA,” ujarnya.

Baca juga !