Thu. Dec 8th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Kalah 0-9 Lagi, Bos Southampton: Ini Di Luar Dugaan

2 min read

Manchester –

Southampton porak poranda usai dibabat Manchester United sembilan gol tanpa balas. Meski begitu, Manajer The Saints, Ralph Hasenhüttl, yakin timnya bisa bangkit lagi, sebab ini bukan yang pertama.

Di Old Trafford, Rabu (3/2/2021) dini hari WIB, bencana Soton dimulai dua menit selepas kickoff. Alexandre Jankewitz langsung diusir wasit usai melakukan pelanggaran atas Scott McTominay.

Bermain 10 vs 11, Soton tak berdaya. Aaron Wan-Bissaka, Marcus Rashford, Edinson Cavani, Anthony Martial, dan McTominay lalu bergantian membobol gawang Alex McCarthy. Belum lagi Jan Bednarek juga mencetak gol bunuh diri.

Kekalahan mencolok ini menjadi yang kedua bagi Soton dalam dua musim terakhir. Musim lalu, juga dilatih Hasenhüttl, The Saints dilibas Leicester City dengan skor yang sama.Belum cukup penderitaan Southampton, dalam keadaan tertinggal 0-6 mereka harus kembali kehilangan seorang pemain. Kali ini Bednarek yang diusir pada menit ke-86, menyusul last man foul terhadap Martial di kotak penalti.

Tiga gol tambahan pun kembali bersarang di gawang tim tamu di sisa waktu, kali ini lewat Bruno Fernandes, Martial, dan Daniel James.

MANCHESTER, ENGLAND - FEBRUARY 02: Ryan Bertrand of Southampton reacts during the Premier League match between Manchester United and Southampton at Old Trafford on February 02, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)Ekspresi tak percaya para pemain Southampton dibantai Manchester United. Foto: Getty Images/Laurence Griffiths

Terkait hasil ini, Hasenhüttl tak banyak beralasan. Memang sulit bagi Southampton menghadang MU, apalagi dengan ketimpangan jumlah pemain.

“Tadi itu sulit. Apalagi kami kehilangan seorang pemain tiga menit setelah kickoff, melawan tim sekelas mereka. Dalam kondisi 11 vs 11 saja sudah sulit,” kata Hasenhüttl kepada BT Sport.

 

Meski begitu, gaffer asal Jerman itu optimis timnya mampu bangkit. Di musim lalu, seusai dipermalukan Leicester, Soton ada di zona degradasi, namun seiring waktu mampu merangkak dan akhirnya finis di urutan 11.

“Kebobolan sembilan gol lagi, saya bisa menerimanya. Di musim lalu, kami berhasil bangkit setelah dihabisi Leicester, dan sekarang kami akan bangkit lagi,” ucap Hasenhüttl yakin.

“90 menit bisa berjalan begitu lama. Hasilnya seperti yang sudah diketahui, dan kami harus mengalaminya lagi. Musim ini kami tampil bagus, dan hasil yang tadi betul-betul di luar dugaan.”

“Kekalahan ini tak menggambarkan apa yang sudah kami lakukan musim ini. Saya sendiri susah menjelaskan isi pikiran saya saat ini, kami harus mengalami hal ini lagi,” pungkasnya soal kekalahan memalukan Southampton.

Baca juga !

1 min read