Mon. Sep 26th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Inflasi di Jerman dan AS Sedikit Turun, Pasar Bursa Optimistik

2 min read

Data-data yang dirilis di Jerman dan Amerika Serikat pada hari Rabu (10/08) memberi sedikit kelegaan dan langsung disambut di pasar saham. Di kedua negara, data menunjukkan bahwa lonjakan inflasi sedikit mereda pada bulan Juli, meskipun tetap ada tekanan harga pada konsumen karena pemerintah dan bank sentral mencoba untuk meredam inflasi.

Di Jerman, inflasi turun sedikit menjadi 7,5% di bulan Juli, dibandingkan dengan 7,6% pada bulan Juni, menurut data badan statistik Jerman, Destatis. Pengamat ekonomi mengatakan penurunan ini salah satunya karena berbagai program bantuan pemerintah, antara lain tiket kereta api 9 euro sebulan dan subsidi bahan bakar.

Namun, biaya energi dan makanan akan tetap tinggi akibat perang di Ukraina dan kemacetan pasokan. Jika biaya energi dan bahan makanan dikeluarkan dari data, inflasi Jerman pada bulan Juli akan berada di 3,2%, menurut Destatis.

Harga bensin melonjak tinggi pada awal Juni di JermanJoe Biden puji kebijakan pemerintahannya

Di Amerika Serikat, indeks harga konsumen CPI pada bulan Juli naik 8,5%, turun dari level tertinggi 9,1% yang tercatat pada bulan Juni. Penurunan di AS dikaitkan dengan penurunan harga gas dan bahan bakar lain.

Presiden AS Joe Biden mengatakan setelah data-data dirilis, ada tanda-tanda bahwa “inflasi mulai moderat.” Biden memuji kebijakan pemerintahannya dengan meringankan beban rumah tangga AS sambil meningkatkan lapangan kerja.

Dalam pemilihan paruh waktu Kongres AS mendatang, inflasi tinggi tetap menjadi sorotan utama. Peringkat persetujuan terhadap Presiden Joe Biden menurut jajak pendapat sedang merosot tajam. Namun, kecenderungan turunnya popularitas presiden yang berkuasa menjelang pemilihan paruh waktu adalah hal biasa di AS.

Bank Sentral Federal Reserve di AS dan Bank Sentral Eropa ECB telah mengadopsi kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan terakhir untuk memerangi inflasi.

Inflasi di Jerman akan naik lagi atau terus melemah?

Di Jerman, penerapan tiket kereta api 9 euro dan subsidi harga bahan bakar akan berakhir pada akhir Agustus. Para pengamat memperkirakan setelah program-program bantuan itu berakhir, tekanan inflasi akan kembali naik.

Pakar ekonomi di yayasan Hans Böckler Stiftung, Sebastian Dullien mengatakan inflasi di Jerman akan meningkat lagi pada bulan September.

“Secara keseluruhan, tingkat inflasi bisa mencapai angka 10% pada musim dingin … Kebutuhan untuk menargetkan bantuan lebih lanjut bagi rumah tangga, bahkan dengan langkah-langkah non-konvensional, harus tetap menjadi prioritas utama,” katanya kepada kantor berita AFP.

Namun, lembaga penelitian ekonomi ifo-Institut mengatakan inflasi di Jerman memang sudah mencapai puncaknya pada akhir Juli, dan akan terus turun pada paruh kedua tahun 2022.

Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner hari Rabu (10/08) mengumumkan rencana bantuan ekonomi berikutnya dengan langkah-langkah pemotongan pajak.

Baca juga !