Wed. Jun 29th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

India Larang Ekspor Gandum, Mendag Jamin Stok Dalam Negeri Aman untuk 3 Bulan

2 min read

Jakarta – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menjamin stok gandum Indonesia aman untuk tiga bulan ke depan walaupun India telah melarang ekspor gandum untuk ketahanan pangan dalam negerinya.

Pasalnya, kata dia, Indonesia hanya mengimpor sepertiga dari total kebutuhan gandumnya dari India. Di dalam negeri, stok gandum masih mencukupi untuk tiga bulan ke depan.

“Kami memprediksi stok gandum dalam negeri habis tiga bulan ke depan. Jadi, mudah-mudahan, larangan ekspor gandum tidak bertahan lama,” kata Lutfi saat meninjau implementasi program MigorRakyat di Jakarta Timur, Selasa, 17 Mei 2022.

Kementerian Perdagangan tengah mempelajari situasi saat ini, di mana India membekukan ekspor gandum karena produksi mereka yang turun. Lutfi menilai larangan ekspor gandum India memang masalah kepentingan nasional sehingga Indonesia memaklumi kebijakan ini.

India merupakan produsen gandum nomor dua terbesar di dunia setelah Cina, dengan kapasitas produksi 107,5 juta ton. Indonesia mengimpor gandum sebesar 11,7 juta ton per tahun atau nilainya setara dengan US$ 3,45 miliar.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, sebelumnya mengatakan larangan ekspor gandum oleh India bisa berdampak pada kenaikan pangan yang bergantung pada komoditas tersebut.

Bhima menilai dampak kentara dari kebijakan larangan ekspor gandum dari India adalah inflasi pangan yang jauh lebih tinggi.

Meski India bukan pemasok utama dari total 11,7 juta ton gandum ke Indonesia, namun hal ini tetap berimplikasi pada supply chain gandum. Sebab, negara-negara lain akan saling berebut pasokan dan suplainya akan terbatas.

Usai pemerintah India melarang ekspor gandum, harga komoditas itu di bursa berjangka melonjak. Harga acuan gandum naik 5,9 persen menjadi US$ 12,47 per bushel (gantang) di Chicago, atau mencapai level tertinggi dalam 2 bulan terakhir.

Artinya, harga komoditas tersebut sudah meroket sekitar 60 persen pada tahun ini dan mengerek harga roti, kue, dan mi. Harga gandum melonjak melewati batas nilai tukar setelah India membatasi ekspor sehingga membuat pasokan semakin ketat setelah perang di Ukraina.

Larangan ekspor gandum oleh Pemerintah India yang diumumkan pada 13 Mei 2022 lalu itu telah mengundang kritik dari menteri pertanian negara G7.

Baca juga !