Sun. Jun 26th, 2022

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Granit Xhaka Rela Lakukan Ini Demi Pindah ke AS Roma

1 min read

Jakarta –

Granit Xhaka sudah ngebet pindah ke AS Roma. Gelandang berpaspor Swiss itu dikabarkan rela kehilangan bonus di musim lalu agar bisa berseragam Giallorossi.

Diberitakan La Gazzetta dello Sport, sebagaimana dikutip Football Italia, Xhaka bersedia mengambil langkah tersebut agar proses transfernya ke Roma bisa dipermudah Arsenal. Sebelumnya, ia telah mengungkapkan keinginan hengkang dari London utara.

Mantan kapten The Gunners itu juga sudah mencapai kesepakatan pribadi dengan Roma. Ia disebut akan menerima gaji 2,5 juta Euro per musim, dan dikontrak hingga 2025.


Roma
 menawarkan biaya sebesar 15 juta Euro plus bonus di masa depan untuk bisa meminang Xhaka. Kini bola ada di tangan Arsenal untuk mengambil tawaran tersebut atau tidak, terutama setelah Xhaka siap ‘berkorban’ untuk mewujudkan transfer ini.

Xhaka merupakan salah satu incaran utama Jose Mourinho yang baru saja ditunjuk sebagai allenatore Roma di musim panas ini. Sebelumnya, serigala ibu kota telah mengamankan kiper Rui Patricio dari Wolverhampton Wanderers.

BUCHAREST, ROMANIA - JUNE 28: Granit Xhaka of Switzerland celebrates their side's victory in the penalty shoot out after the UEFA Euro 2020 Championship Round of 16 match between France and Switzerland at National Arena on June 28, 2021 in Bucharest, Romania. (Photo by Justin Setterfield/Getty Images)Xhaka ikut membela Swiss di Piala Eropa 2020, di mana negaranya berhasil menembus perempatfinal. Foto: (Getty Images/Justin Setterfield)

Selama berseragam Meriam London, ia selalu tampil minimal 40 laga di setiap musimnya. Di bawah asuhan Mikel Arteta, Xhaka sebetulnya masih menjadi salah satu andalan di lini tengah Arsenal.Xhaka sudah bergabung dengan Arsenal sejak 2016, kala itu ditebus dari Borussia Monchengladbach seharga 45 juta Euro. Ia masih punya sisa kontrak hingga Juni 2023.

Namun keberadaan Mourinho di Roma diyakini menjadi daya tarik bagi pria berdarah Albania itu menjajal petualangan baru.