Thu. Dec 8th, 2022

Nagabola.net

Informasi Seputar Berita Sepak Bola Terlengkap dan Terupdate Setiap Hari

Gerard Pique Pensiun, Rekan-rekan Setim di Barcelona Ucapkan Salam Perpisahan

3 min read

TEMPO.COJakarta – Gerrard Pique akan melakoni laga perpisahaan saat Barcelona vs Almeria dalam lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou pada Sabtu malam waktu setempat atau Minggu dinihari WIB, 6 November 2022.

Pique memutuskan untuk mengakhiri kariernya sebagai pemain sepak bola di usianya 35 tahun. Bek tengah Spanyol itu telah memenangkan 30 trofi selama kariernya, termasuk delapan juara liga domestik.

Selain itu, dia menjadi juara Liga Champions tiga kali, sekali bersama Manchester United dan dua kali dengan Barcelona. Pique juga menjuarai Piala Dunia 2010 serta Euro 2012 untuk Spanyol.

“Pertandingan Sabtu (melawan Almeria) akan menjadi pertandingan terakhir saya di Camp Nou,” tulis Pique via Twitter.

“Saya selalu mengatakan bahwa tidak akan ada tim lain setelah Barca,” kata Pique. “Dan akan seperti itu.”

“Saya ingin memberitahu Anda semua bahwa saya sudah memutuskan saatnya tiba untuk mengakhiri perjalanan ini,” kata dia dalam klip video sang bintang saat dirinya masih anak kecil yang menonton laga Barcelona sambil mengenakan kostum Barcelona dan memburu tanda tangan.

“Tak ada tim lain setelah Barca,” kata dia. “Saya akan menjadi penggemar beratnya, saya akan mendukung tim ini dan meneruskan cinta saya untuk Barca kepada anak saya. Dan cepat atau lambat, saya akan kembali.”

Tiba di Camp Nou pada usia 10 tahun, Pique meninggalkan kota kelahirannya itu menuju akademi Manchester United pada 2004 untuk turut mempersembahkan trofi Liga Champions pertama di bawah manajer saat itu Alex Ferguson pada 2008.

Setelah melakukan debutnya melawan Crewe Alexandra di Piala Liga, ia membuat total 23 penampilan untuk Setan Merah, mencetak dua gol, sebelum kembali ke La Liga pada musim panas 2008.

Kembali ke Barcelona, Pique membantu tim masa kecilnya itu meraih delapan mahkota La Liga, tujuh Copa del Rey dan tiga gelar Liga Champions pada 2009, 2011 dan 2015.

Sebagai penghormatan terhadap Pique yang pernah membela Manchester United, klub Liga Inggris itu memberikan ucapan perpisahan di laman klub.

“Semua di United akan mendoakan yang terbaik bagi Gerrard di masa pensiunnya,” tulis mereka menjelang laga perpisahan Pique bersama Barcelona, Sabtu, 5 November 2022.

Rekan-rekannya di Barcelona juga mengucapkan salam perpisahan untuk Pique ketika berbicara di televisi klub. Mereka berharap Camp Nou akan memberikan penghormatan yang tulus kepada legenda tim itu.

“Kami akan merindukannya. Saya sedih, kami telah mengalami banyak momen tak terlupakan. Dia telah memberikan banyak hal. Dia meninggalkan sepotong lampang Barcelona, sejarah,” kata Sergio Busquets kepada Barca TV.

“Dia fundamental bagi kami semua. Dia banyak membantu saya. Ini berita sedih. Dia adalah teman. Dia pantas pergi lewat pintu depan. Kami telah memenangkan banyak gelar bersama. Kami adalah (produk) klub, perasaan kami untuk klub,” kata Jordi Alba.

Sergio Roberto juga menyoroti emosi yang dirasakan ketika melihat dokumen pengunduran dirinya kemarin.

“Dia adalah salah satu sahabat terbaik saya, baik di dalam sepak bola atau di luar itu. Kemarin ketika kami melihat video itu kami semua hampir menangis. Dia menjelaskannya dengan baik. Mimpinya bukan sebagai pesepak bola tetapi pemain Barcelona,” katanya.

“Dia telah menjadi pemain kunci, di lapangan dan ruang ganti. Selalu membantu, membuat lelucon, tersenyum….

“Ini adalah kehilangan besar dan kami akan merindukannya. Saya mendoakan yang terbaik untuknya dan saya ingin berterima kasih padanya untuk semua yang telah dia lakukan untuk saya dan ruang ganti.”

Peran Pique untuk Barcelona musim ini memang sangat kurang. Dia tercatat hanya lima kali tampil di pertandingan La Liga dan empat kali di Liga Champions. Pelatih Xavi Hernandez, yang pernah menjadi rekan satu timnya saat sama-sama menjadi pemain, lebih menyukai pemain muda untuk posisi bek tengah di skuadnya.

Gerrard Pique akan mengakhiri kariernya sebagai pemain sepak bola dengan catatan kesuksesan yang luar biasa. Itu pula yang disorot Marcos Alonso, rekan setimnya di Barcelona. “Dia adalah contoh yang bagus,” ujarnya. “Setiao pemain pasti ingin memiliki karier seperti sia. Tapi kami kehilangan pemain hebat.”

Baca juga !

1 min read