izmir escort alsancak escort izmir rus escort bornova escort buca escort escort izmir cratosslot baymavi vdcasino asyabahis tipobet Wapres JK Sebut 4 Perusahaan Ini Monopoli Dunia – NagaBola.net
Sun. Oct 25th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Wapres JK Sebut 4 Perusahaan Ini Monopoli Dunia

2 min read

 Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa kehidupan masyarakat saat ini tidak bisa terlepas dari kecanggihan teknologi. Ketergantungan teknologi itu membuat empat perusahaan terbesar di dunia yakni GoogleFacebookAmazon dan Microsoft mampu memonopoli dunia.

JK menuturkan, masyarakat kekinian sangat bergantung kepada Google. Google merupakan perusahaan Amerika Serikat yang memudahkan masyarakat untuk mencari segala informasi hanya melalui sambungan internet.

Microsoft juga menjadi perusahaan terbesar lainnya yang digunakan masyarakat sebagai sistem operasi Windows. Produknya sangat bermanfaat bagi pengguna komputer bahkan kini sudah tersedia melalui gawai.

Kemudian ada Amazon, perusahaan yang didirikan di Amerika Serikat pada 1994 itu bergerak di bidang penjualan berbasis online atau kalau saat ini dikenal sebagai perusahaan e-commerce. Banyaknya yang menggunakan jasa Amazon, membuat perusahaan tersebut meraup laba hingga USD 1 triliun pada 2018.

Selain itu, ada juga Facebook yang sangat akrab dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Layanan jejaring sosial itu memudahkan masyarakat untuk berkomunikasi bahkan menemukan kawan baru.

“Akhirnya ketergantungan kita di suatu sistem di dunia ini, ketergantungan kita di monopoli kepada kita pribadi hanya oleh 4 perusahaan terbesar di dunia ini,” kata JK saat memberikan pidatonya pada acara 24th INDEF Anniversary di Aryaduta Hotel, Jalan Prajurit KKO Usman Dan Harun, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019).

JK kemudian menjelaskan bahwa ketergantungan masyarakat akan terus meningkat apabila inovasi-inovasi seperti dari pencetus-pencetus empat perusahaan terbesar itu akan dilahirkan kembali.

Menurutnya jangka pendek yang bisa dilakukan pemerintah adalah meningkatkan untuk berinvestasi. Selain berinvestasi juga harus dipikirkan bagaimana meningkatkan pendapatan melalui ekspor.

“Bagaimana ke depan tentunya, ya ke depan selalu saja jangka pendek semuanya tergantung bagaimana kemampuan kita berinvestasi, menginvestasi dan bagaimana kemampuan kita meningkatkan pendapatan lewat ekspor agar terjadi suatu daya beli yang kuat,” katanya.

Baca juga !