izmir escort alsancak escort izmir rus escort bornova escort buca escort escort izmir cratosslot baymavi vdcasino asyabahis tipobet Van Persie Tahu Penyebab Sanchez Gagal Bersinar Bersama Man United – NagaBola.net
Mon. Oct 26th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Van Persie Tahu Penyebab Sanchez Gagal Bersinar Bersama Man United

1 min read

LONDON – Robin van Persie coba memberikan komentar soal penampilan yang kurang menjanjikan Alexis Sanchez bersama Manchester United. Van Persie menilai performa buruk Sanchez tersebut didasari lantaran sang pemain kurang bahagia.

Sebagaimana diketahui, Sanchez resmi bergabung dengan Man United pada jendela bursa transfer musim dingin 2018. Sanchez diboyong Man United dari Arsenal dengan kesepakatan tukar pemain, yang mana Henrikh Mkhitaryan hengkang ke London Utara.

Alexis Sanchez

Pada awal kehadirannya di Old Trafford Stadium, banyak yang percaya bahwa Sanchez bakal menjadi bintang baru di Man United. Terlebih, performa Sanchez sendiri selama empat musim memperkuat Arsenal memang sangat menjanjikan.

 

Akan tetapi kenyataannya, Sanchez justru tampil di bawah ekspektasi. Pemain Timnas Cile tersebut gagal menunjukkan ketajamannya bersama Man United seperti saat membela Arsenal. Bahkan pada musim 2018-2019, Sanchez hanya mampu menyumbangkan dua gol saja dari 27 laga.

Penampilan minor Sanchez bersama Man United pun mendapatkan tanggapan dari Van Persie. Van Persie yang pernah membela Arsenal dan Man United menilai performa minor Sanchez itu terjadi karena sang pemain tak merasa bahagia berseragam Setan Merah –julukan Man United.

Alexis Sanchez menahan kesakitan karena cedera

“Dia (Sanchez) tidak terlihat begitu bahagia di mata saya. Dia terlihat sangat bahagia pada saat masih bermain bersama Arsenal. Dia tak terlihat bahagia sekarang,” ucap Van Persie, seperti dilaporkan oleh BBC Sport, Minggu (4/8/2019).

“Dari yang saya rasakan dan alami selama bertahun-tahun, bagaimana mental Anda, bagaimana kehidupan Anda, berpengaruh sangat besar. Jadi, di sisi mental, dia harus mencari cara untuk mengubahnya,” tutup pria berkebangsaan Belanda tersebut.