Mon. Mar 8th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Vaksinasi di Sulsel, Gubernur Nurdin Abdullah Tak Penuhi Syarat Divaksin

2 min read

Makassar –

Vaksinasi untuk mencegah penularan Virus Corona (COVID-19) mulai dilakukan di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang direncanakan divaksin pertama kali batal disuntik Vaksin Sinovac karena tak memenuhi syarat untuk divaksin.

Pemberian Vaksin Sinovac di Sulsel ditandai dengan Pencananganan Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 secara simbolik di RSKD Dadi, Makassar, Kamis (14/1/2021). Saat sambutannya Nurdin sempat mengatakan dirinya siap untuk divaksin.

“Saya siap (divaksin), saya ini pertama kali pakai baju lengan pendek, kenapa pakai baju lengan pendek, karena siap divaksin,” kata Nurdin dalam sambutannya.

Nurdin juga sempat mengingatkan warga Sulsel untuk tidak takut disuntik vaksin.

“Tidak usah khawatir, 1.066 vaksinator kita sudah kita latih dan siap untuk melaksanakan tugas di seluruh puskesmas, di seluruh rumah sakit,” imbuhnya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat sambutan di acara vaksinasi Sulsel (dok. Istimewa).Foto: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat sambutan di acara vaksinasi Sulsel (dok. Istimewa).

Dalam acara tersebut, MC acara juga sempat menyebutkan jika Nurdin menjadi yang pertama kali disuntik vaksin.

Namun jelang pemberian suntik vaksin, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sulsel dr Ichsan Mustari menyebut Nurdin batal divaksin. “Tidak memenuhi syarat untuk divaksin,” kata Ichsan di lokasi vaksinasi.

Lebih lanjut Ichsan mengungkapkan, ada 16 pertanyaan yang diberikan kepada Nurdin saat screening untuk memenuhi syarat vaksin. Namun Ada 1 syarat yang tidak dipenuhi Nurdin.

“Ada 16 pertanyaan yang diajukan, dan ada satu yang menyebabkan tidak boleh (disuntik vaksin). ‘Apakah pernah ada keluarga yang suspek?’ Dan dijawab ‘ya’,” ujarnya.

Karena Nurdin batal, orang di Sulsel yang pertama kali disuntik vaksin ialaha Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Dia sempat menunjukkan momen disuntuk vaksin kepada awak media.

Baca juga !