Setiap Bugatti Luncurkan Produk Anyar, Pasti Banyak yang Antri

Jakarta – Strategi penjualan mobil mewah kelas premium memiliki cara berbeda dengan trik penjualan mobil biasa. Salah satunya Bugatti, merk asal Volkswagen AG ini terakhir meluncurkan Bugatti La Voiture Noire yang dibanderol 12,5 juta dolar atau setara Rp 176,5 miliar.

Punya barang yang dibanderol miliaran, pun unitnya terbatas. Kepala Desain Eksterior Bugatti, Frank Heyl mengatakan bahwa produknya pasti laku sebab pihaknya memiliki cara sendiri untuk menjaga loyalitas konsumennya.

Sebab pemilik merk Bugatti biasanya memiliki lebih dari satu mobil merk tersebut. Frank Heyl menggambarkan saat Bugatti merilis Divo, tidak semua orang dapat memilikinya meski memiliki uang yang cukup.

“Iya ada banyak mobil multi-owners, yang signifikan ketika Anda menganggap bawa produk dasar kami adalah $ 3,2 Juta. Ada yang benar-benar membeli Chiron (dahulu) untuk mendapatkan Divo,” ujar Frank Heyl seperti dikutip Bloomberg, (11/06/2019).

Divo, kata Frank Heyl, hanya satu dari 500 pembeli Chiron yang diundang untuk dapat memboyong Divo. Ia melanjutkan, hal ini menunjukkan bahwa Buggatti memiliki kekuatan di mata pelanggannya. 

Selanjutnya bicara soal desain, berbicara hal ini Frank Heyl mengungkapkan peran pabrikan merupakan akar utama. Berbeda dengan Lamborghini yang memungkinkan pelanggan untuk meng-custom mobil mereka sendiri. 

“Itu bukan cara kami bekerja,” kata Frank,

Alasannya bila selalu memenuhi keinginan pelanggan, desainer harus sempurna mengerjakannya dan lebih menghabiskan banyak waktu.

Kendati demikian, Bugatti tidak menutup keinginan bagi para pelanggan setianya. 

“Itu tidak berarti pelanggan tidak dapat mengatakan, “Hei bisakah Anda melakukan ini?” misalnya, enam tailpipes di La Voiture Noire. Itu adalah mimpi spesifik dari permintaan pelanggan. Tetapi butuh penyesuaian dari desainer kami,” kata Frank.