Serba-serbi Penyakit Liver yang Harus Dipahami

Jakarta – Penyakit liver atau penyakit hati merupakan penyakit yang patut diwaspadai karena fungsi liver sangat penting di dalam tubuh. Bahayakah penyakit liver tersebut?

Hati merupakan organ yang bekerja paling keras di dalam tubuh. Hati berperan untuk mencerna makanan, menyingkirkan tubuh dari zat beracun, dan menyimpan energi untuk tubuh.

Penyebab Penyakit Liver

1. Infeksi

Parasit dan virus dapat menginfeksi hati, hal ini yang menyebabkan peradangan dan mengurangi fungsi hati. Jenis yang paling umum dari infeksi hati adalah virus hepatitis.

2. Genetika

Salah satu penyebab penyakit hati ini adalah faktor genetika. Sehingga bayi dapat mengalami risiko masalah hati. Hal ini dikarenakan gen abnormal yang diturunkan dari salah satu atau kedua orangtua kepada anak yang menyebabkan berbagai zat menumpuk di dalam hati.

3. Obesitas

Obesitas dapat menjadi pemicu penyakit liver. Hal ini disebabkan penumpukan lemak yang berlebih dalam hati dan memperlambat kinerja hati. Kandungan lemak yang tinggi pada tubuh dapat meningkatkan kandungan lemak yang terdapat di dalam hati.

Gejala Penyakit Hati

Penyakit liver tentu membuat fungsi hati menurun. Hampir semua peradangan liver menimbulkan gejala yang terlihat sama dengan penyakit kuning. Kulit dan bagian putih pada mata terlihat kuning.

Jika disebabkan oleh infeksi, gejala awal pasti akan disertai demam, nyeri kepala, lesu, dan lemah. Kamu juga akan sering merasakan mual dan muntah. Biasanya juga ada rasa tidak enak di perut bagian kanan atas dan akan terasa nyeri jika ditekan.

Pencegahan Penyakit Liver

Untuk mencegah perkembangan penyakit hati ini, kamu dapat menghindari konsumsi alkohol. Selain itu kamu memiliki pantangan makanan yang tinggi lemak. Kamu harus bisa mengontrol berat badan secara rutin karena obesitas, jangan menyantap makanan sembarangan.

Bagi kamu yang mengalami penyakit hati, sebisa mungkin hindari lingkungan yang beracun. Hati tidak mampu untuk memfilter zat-zat yang berbahaya karena adanya kerusakan di dalam hati. Kurangi terpapar asap rokok atau asap cat.

Rajin mencuci tangan merupakan salah satu cara paling mudah kamu lakukan. Cucilah tangan sebelum makan dan setelah dari toilet. Jangan minum dan makan menggunakan peralatan yang telah digunakan oleh orang asing sebelum kamu mencucinya secara baik.

Cara Mengobati Penyakit Liver

Penyakit yang menyerang liver jenis hepatitis A umumnya dapat disembuhkan sendiri tanpa diberi obat. Dengan istirahat yang cukup dapat kamu lakukan untuk penyembuhan hepatitis A.

Jika jenis penyakit hati hepatitis B dan C, kamu membutuhkan pengobatan dari dokter. Dokter akan memberikan pengobatan selama 6 hingga 12 bulan.

Butuh pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penanganan penyakit liver ini. Buatlah janji dengan dokter jika kamu memiliki tanda-tanda seperti di atas agar dapat diobati dengan tepat.