Mon. Oct 21st, 2019

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Serangan Udara Hantam Rumah Sakit di Suriah, 11 Warga Tewas

2 min read

Suriah – Serangan udara di barat laut Suriah menghantam rumah sakit. Serangan pada Rabu (10/7) itu menewaskan 11 warga termasuk 4 orang anak.

Dilansir AFP, Kamis (11/7/2019), Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, pemantau yang berbasis di Inggris yang mengandalkan sumber di dalam Suriah menyebut serangan udara dari rezim menewaskan 7 penduduk termasuk 3 anak-anak di kota Jisr al-Shughur, Provinsi Idlib.

Kepala observatorium, Rami Abdel Rahman menyebut tiga penduduk tewas setelah rumah sakit diserang, sementara empat lainnya terbunuh di kota.

Petugas penyelamat yang dikenal sebagai ‘White Helmets’ mengatakan misil-misil tersebut menyasar rumah sakit dan permukiman di Jisr al-Sughur. Dokter setempat mengatakan fasilitas kesehatan tersebut telah mati setelah generator terkena serangan. Para korban luka kemudian dipindahkan ke rumah sakit lainnya.

“Kami tak punya generator lain untuk mengoperasikan rumah sakit. Ini hanya satu-satunya untuk Jisr al-Shughur dan perumahan,” akta Bassam al-Khattab kepada AFP. Koresponden AFP melihat tiga generator yang telah hancur dan satu unit ambulan rusak di antara puing-puing. 

Jauh ke selatan, pemantau menyebut serangan udara Rusia menghantam sekelompok orang telantar hingga menewaskan 4 orang, termasuk satu anak di luar kota Maaret Hurma di Provinsi Hama.

Wilayah Idlib, rumah bagi sekitar tiga juta orang, telah dikelola oleh mantan afiliasi Al-Qaeda, Hayat Tahrir al-Sham. Tetapi, jihadis lainnya dan kelompok-kelompok pemberontak juga menampakkan diri di area tersebut. Daerah ini mencakup sebagian besar Provinsi Idlib serta bagian-bagian tetangga Hama, Aleppo dan Latakia.

Pemantau menyebut lebih dari 550 penduduk tewas dalam serangan udara rezim dan Rusia di barat laut Suriah sejak akhir April.

PBB mengatakan 25 fasilitas kesehatan di kawasan itu telah diserang, meski ada kesepakatan antara Rusia dan pemberontak untuk mencegah serangan rezim besar-besaran di sana.

Baca juga !