izmir escort alsancak escort izmir rus escort bornova escort buca escort escort izmir cratosslot baymavi vdcasino asyabahis tipobet PSG Berikan Tenggat Waktu untuk Barcelona Rekrut Neymar – NagaBola.net
Thu. Oct 22nd, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

PSG Berikan Tenggat Waktu untuk Barcelona Rekrut Neymar

1 min read

Jakarta,  Paris Saint-Germain (PSG) memberikan batas waktu atau deadline kepada Barcelona untuk merampungkan transfer Neymar sebelum 10 Agustus.

Dikutip Mundo Deportivo berdasarkan laporan L’Equipe, Barcelona merupakan satu-satunya peminat serius Neymar. Tetapi, tidak ada penawaran dari klub asal Catalonia itu yang memuaskan PSG.

Klub Ibu Kota Prancis tersebut mulai bersikap tegas kepada Barcelona terkait Neymar. Les Parisien tidak ingin transfer Neymar terlalu berlarut, terlebih lagi sang pemain sudah tidak betah di PSG.

Sebelumnya Direktur Olahraga PSG Leonardo sangat ingin Neymar pergi. Menurut Leonardo mempertahankan Neymar bisa memberikan dampak negatif bagi tim. Karena itu PSG berharap persoalan Neymar ini selesai sebelum Ligue 1 dimulai pada 10 Agustus.

Guna bisa melepas Neymar secepat mungkin PSG membuka banyak cara bagi Barcelona. Selain membeli dengan uang tunai pada bursa transfer musim 2019/2020, Les Parisiens juga siap meminjamkan mantan pemain Santos itu pada musim ini dengan opsi pembelian permanen di musim depan.

Barcelona diklaim sebagai satu-satunya klub peminat Neymar.Barcelona diklaim sebagai satu-satunya klub peminat Neymar. (REUTERS/Albert Gea)

Klausul pinjaman dengan pembelian permanen di musim depan merupakan cara yang dilakukan PSG saat merekrut Kylian Mbappe dari AS Monaco.

Kendati demikian, PSG ngotot agar Barcelona bisa membawa Neymar dari Parc des Princes dengan pembayaran tunai tanpa disertai pemain lain.

Sebelumnya Barcelona hanya bersedia membayar 40 juta euro disertai dua pemain bintang mereka, Ivan Rakitic dan Philippe Coutinho. Tetapi tawaran itu dimentahkan juara bertahan Ligue 1 tersebut.PSG ingin Neymar ditebus dengan banderol 300 juta euro (sekitar Rp4,6 triliun), bukan 180, 200, atau 222 juta euro seperti yang banyak diberitakan sejauh ini.