Wed. Jan 20th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Papa Bouba Diop Meninggal, Ini Golnya ke Gawang Prancis yang Mendunia

2 min read

Jakarta –

Papa Bouba Diop meninggal dunia pada usia 42 tahun. Eks pemain Timnas Senegal dikenal dunia lewat golnya ke gawang Prancis di Piala Dunia 2002.

Diop wafat di Paris pada Minggu (29/11/2020) waktu setempat. The Guardian menyebut ia sudah mengalami sakit berkepanjangan.

Sementara itu, L’Équipe menulis Diop meninggal karena Charcot disease, sejenis penyakit yang menyerang saraf dan membuat penderitanya merasakan mati rasa pada sendi.

 

Sepanjang kariernya, Diop bisa dibilang tak penah membela tim besar. Kiprahnya hanya berkutat di klub-klub macam Neuchatel Xamax, Grasshopper, Lens, Fulham, Portsmouth, AEK Athens, West Ham United, dan Birmingham City.

Prestasi Diop pun tak begitu gemerlap. Capaian yang paling diingat adalah saat ia bersama Portsmouth secara mengejutkan menjadi juara Piala FA 2008. Sementara di level timnas, ia membawa Senegal menjadi runner-up Piala Afrika 2002.

Namun bukan karena dua hal itu yang membuat namanya mendunia, melainkan karena golnya ke gawang Fabian Barthez di Seoul.

Senegal datang ke Piala Dunia 2002 dengan status debutan. Bertemu Prancis di laga perdana Grup A pada 31 Mei 2002, tak ada yang mengira Singa Teranga akan memberikan kejutan, terlebih saat itu Prancis berstatus juara Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

Setelahnya, Prancis yang mengandalkan Sylvain Wiltord, Thierry Henry, dan David Trezeguet coba membalas, namun Senegal berhasil menjaga keunggulan hingga usai. Kemenangan tersebut amat bersejarah bagi Senegal, dan Diop menjadi bagian di dalamnya.Namun Diop dkk berhasil membungkam publik. Di menit ke-30, El Hadji Diouf melepaskan crossing ke depan gawang Prancis. Bola disapu Emmanuel Petit, namun malah membentur Barthez. Diop yang tak jauh dari sana langsung menyambar bola tak bertuan itu ke ke gawang Prancis yang kosong.

Senegal akhirnya menyudahi turnamen di fase perempatfinal, setelah takluk dari Turki lewat golden goal. Nahas bagi Prancis, mereka pulang lebih cepat setelah tersingkir di fase grup tanpa meraih kemenangan dan tak mencetak gol sama sekali.