izmir escort alsancak escort izmir rus escort bornova escort buca escort escort izmir cratosslot baymavi vdcasino asyabahis tipobet Niat Sindir Real Madrid, Simeone Malah Seret Man City – NagaBola.net
Fri. Oct 23rd, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Niat Sindir Real Madrid, Simeone Malah Seret Man City

1 min read

Atletico de Madrid's Argentinian coach Diego Pablo Simeone claps during the Spanish league football match Club Atletico de Madrid vs Athletic Club Bilbao at the Vicente Calderon stadium in Madrid on May 21, 2017. / AFP PHOTO / OSCAR DEL POZO

MADRID – Berstatus sebagai rival sekota membuat hubungan yang dimiliki Real Madrid dan Atletico Madrid menjadi panas. Tak ayal, kedua klub pun kerap terlibat saling sindir. Seperti yang dilakukan Pelatih Atletico, Diego Simeone, yang mana ia menyebut Madrid sebagai tim yang punya identitas.

Menurut Simeone, Madrid adalah tim yang tidak memiliki gaya bermain yang menjadi ciri khas mereka. Pasalnya, selama ini klub berjuluk Los Blancos itu selalu membeli pemain-pemain yang sudah top, sehingga mereka tak memiliki filosofi bermain sendiri.

Real Madrid disindir oleh Simeone

Maka dari itu, Simeone menilai kalau Madrid tidak bisa disamakan dengan Ajax Amsterdam, Barcelona, dan bahkan Atletico sendiri. Pasalnya, Ajax, Barca, dan Atletico memiliki sekolahnya sendiri, sehingga para pemain sejak masih kecil sudah ditanamkan filosofi bermain yang sesuai dengan tradisi klub.

Kendati demikian, sindiran Simeone yang awalnya diutarakan kepada Madrid itu lambat laun justru menyeret nama Manchester City. Menurutnya, Man City tak ubahnya seperti Madrid yang gemar membeli pemain top dengan harga selangit. Bahkan, Simeone memandang Man City sebagai klub yang tak punya sejarah.

“Ajax memiliki sekolah yang pasti, Barcelona memilikinya, Juventus juga, dan Atletico Madrid juga, tetapi Real Madrid tidak. Cara mereka yang berbeda dalam menampilkan diri,” ujar Simeone, seperti dilansir dari La Nacion, Selasa (6/8/2019).

Diego Simeone menyindir Real Madrid dan Man City

“Ada tim yang baru dilahirkan, seperti Man City-nya Guardiola, yang tidak memiliki sejarah, tetapi mereka perlahan-lahan melampirkan dirinya dalam apa yang ditandai Guardiola sebagai jalannya,” lanjut Simeone.