You are here
Di Amerika Serikat, Konsumen Keluhkan Mesin CR-V Turbo Otomotif 

Di Amerika Serikat, Konsumen Keluhkan Mesin CR-V Turbo

Diduga mengalami masalah pada bagian mesinHonda CR-V Turbo untuk pasar Amerika Serikat terpaksa harus ditarik kembali. Hal ini terungkap setelah sejumlah konsumen melaporkan adanya permasalahan pada mesin turbo berkapasitas 1.500 ccyang menghuni dapur pacu tunggangan jenis Sport Utility Vehicle (SUV) ini.

National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) atau Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional, Amerika Serikat mengungkapkan, sejumlah Honda CR-V Turbo dilaporkan mengalami masalah kemacetan mesin dalam beberapa bulan awal kepemilikan.

Berdasarkan laporan Consumer Reports, seorang konsumen bernama Witzig mengalami masalah dengan mesin Honda CR-V Turbo miliknya yang baru digunakan selama empat bulan. Namun ketika coba diperbaiki, mekanik juga tidak mengetahui penyebab pasti kerusakan.

Witzig kemudian mengetahui, banyak konsumen lain mengalami hal serupa dan solusinya langsung mengganti oli baru. Merasa kecewa, Witzig menjual CR-V Turbo yang dimiliki dan menggantinya dengan Toyota RAV4, meski harus mengalami kerugian sekitar 7.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 106 juta.

“Bahkan jika ternyata tidak ada cacat keamanan spesifik, Honda harus tetap memanggil para pelanggan untuk mendapat perbaikan secara gratis,” jelas David Friedman, Wakil Presiden Advokasi Consumer Reports, dikutip dari Autoevolution, Rabu (10/10/2018).

Ia menambahkan, saat ini Honda belum memberi klarifikasi apakah penarikan kembali(recall) hanya akan dilakukan bagi pemilik yang sudah terdampak atau semua pemilik kendaraan.

Di Amerika Serikat, Honda CR-V memiliki angka penjualan yang terbilang baik. Apalagi saat model bermesin 1.00 cc turbo lahir. Honda CR-V Turbo jadi model manufaktur yang paling laris di sana, selama 2017 dan 2018, dengan perolehan 500.000 unit laku terjual.

Related posts

Leave a Comment