You are here
Meski Gagal Memulangkan Sepakbola, Inggris Sudah Buat Tolok Ukur Baru Sports 

Meski Gagal Memulangkan Sepakbola, Inggris Sudah Buat Tolok Ukur Baru

Moskow – Inggris gagal memulangkan sepakbola ke tanah kelahirannya. Tapi tetap ada yang positif dari kegagalan lolos ke final Piala Dunia 2018.

Inggris gagal melangkah ke final Piala Dunia 2018 usai kalah 1-2 dari Kroasia di Luzhniki Stadium, Kamis (12/7/2018) dinihari WIB. Unggul duluan lewat Kieran Trippier, Inggris lantas berbalik tertinggal usai dibobol Ivan Perisic dan Mario Mandzukic.

Kandas di semifinal berarti gagal pula mimpi mengulang prestasi 1966 kala mereka pertama dan terakhir kalinya juara (setidaknya sampai saat ini). Inggris yang mengusung slogan ‘Football Is Coming Home’ harus menerima bahwa mereka belum bisa memulangkan sepakbola ke rumahnya.

Namun manajer Inggris Gareth Southgate menilai perjalanan sejauh ini pun sudah melampaui harapan publik. Inggris yang punya rata-rata usia termuda kedua di Piala Dunia 2018 ini menjanjikan hal besar ke depannya.

Inggris hanya kalah dari Nigeria dalam hal rata-rata usia pemain sebagaimana dilansir Telegraph. Inggris, bersama Prancis, sama-sama punya rata-rata usia 26 tahun sementara Nigeria 25,9 tahun.

“Akan ada tolok ukur dan level ekspektasi yang baru. Untuk menjadi sebuah tim juara, ada banyak rintangan yang harus Anda lalui dan kami telah melewati banyak,” ungkapnya.

“Banyak dari para pemain kami menjadi matang di tahap internasional,” tandas Southgate dilansir BBC.

Related posts

Leave a Comment