You are here
PKS Minta Jatah Cawapres, Gerindra Ajukan 3 Syarat POLITIC 

PKS Minta Jatah Cawapres, Gerindra Ajukan 3 Syarat

Jakarta – PKS menyodorkan syarat posisi cawapres untuk berkoalisi bersama Gerindra di Pilpres 2019. Gerindra mau saja dengan tawaran PKS, namun mengajukan syarat profil yang layak mendampingi Prabowo. Apa saja?

“Kalau kita patokan memilih cawapres ada tiga hal. Satu, punya insentif elektoral. Siapapun orangnya harus bisa memberikan insentif elektoral bagi Pak Prabowo,” kata Wasekjen Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan, Senin (16/4/2018).

“Kedua, harus bisa diterima koalisi. Ketiga, harus bisa bekerjsama dengan Pak Prabowo,” imbuhnya.

Secara terpisah, Waketum Gerindra Ferry Juliantono mengatakan Gerindra juga masih membuka komunikasi dengan parpol lain. Gerindra ingin merangkul banyak partai untuk menambah kekuatan.

“Meskipun cukup dengan PKS untuk memenuhi syarat presidential threshold, tapi alangkah baiknya juga kita tetap membuka diri untuk mengajak dan bermusyawarah dengan partai lain untuk berkoalisi,” kata Ferry.

Soal 9 nama capres/cawapres yang disodorkan PKS, Ferry mengatakan nama-nama tersebut layak dipertimbangkan menjadi cawapres sang Ketum, Prabowo Subianto. Namun, ia enggan menyebut salah satu nama yang paling diinginkan Gerindra untuk bersanding dengan Prabowo.

“Nama-nama yang diusung oleh PKS adalah tokoh-tokoh yang layak menjadi cawapres. Pokoknya nanti dimusyawarahkan semuanya,” ujar Ferry.

Sebelumnya, PKS siap berkoalisi dengan Gerindra yang mencapreskan Prabowo Subianto. Presiden PKS Sohibul Iman memberikan syarat agar cawapres Prabowo harus salah satu nama dari 9 kandidat PKS.

“Ya tentu dalam konteks kami berkomunikasi untuk berkoalisi ya kami callnya pada call itu, call tinggi kami adalah, kami siap berkoalisi dengan pak Prabowo asal cawapres diambil dari yang 9 itu,” ujar Sohibul di sela-sela acara ‘Jalan Sehat PKS’ di Jakarta Pusat, Minggu (15/4).

Related posts

Leave a Comment