Mazda Kawinkan Mesin Diesel dengan Hybrid

Jakarta – Setiap perusahaan mobil mulai mengarah ke pengembangan mobil listrik karena dorongan global untuk menekan emisi. Namun bagi Mazda yang terhitung pemegang kecil kue pasar hal itu bukanlah semudah membalikkan telapak tangan.

Sebagai perusahaan yang tidak memutar uang terlalu besar akan sangat sulit untuk menyediakan alokasi dana pengembangan mobil listriknya. Tidak hanya sampai di sana, masalah ini bahkan berpotensi menutup penjualan Mazda di Eropa yang standar emisinya sudah tidak dipenuhi oleh mobil-mobil buatan Mazda. Jika ingin tetap bertahan Mazda akan terus-menerus membayar denda pada pemerintah setempat.

Untuk sementara menjelang mempersiapkan mobil listriknya, Mazda sudah memiliki mesin Skyactive X menggunakan kompresi pembakaran yang lebih efisien. Skyactiv X ini dapat digunakan pada mesin bensin dan mesin diesel.

Dengan demikian, CEO Mazda, Akira Marumoto memastikan mobil dieselnya akan mendapat sentuhan hybrid juga. Menurutnya kombinasi paling efisien untuk sedan besar dan low SUV adalah powertrain hybrid dengan mesin diesel.

Meskipun memang sudah menyediakan mesin baru untuk tahun depan, bukan berarti Mazda tidak melupakan mobil listrik juga. Marumoto mengatakan perusahaannya akan mengeluarkan mobil listrik tahun 2020 mendatang.

Marumoto tidak memberikan detail spesifik terkait mobil listriknya selain mengatakan bahwa mereka akan membuat mobilnya dari arsitektur mereka sendiri. Ia juga mengatakan setelah itu akan diikuti juga dengan peluncuran plug-in hybrid pada tahun 2021 atau 2022.